Operasi Senyap Lintas Negara: BNN Tangkap Gembong Narkoba Kelas Dunia Dewi Astutik di Kamboja

- Editorial Team

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewi Astutik DPO Interpol

Dewi Astutik DPO Interpol

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali mencetak operasi besar dalam perang melawan peredaran gelap narkotika. Seorang buronan internasional dan gembong narkoba kelas kakap, Dewi Astutik alias “Mami”, berhasil ditangkap dalam operasi senyap di Sihanoukville, Kamboja. Penangkapan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BNN RI, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Dewi Astutik dikenal sebagai aktor intelektual di balik upaya penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang berhasil digagalkan pada Mei 2025. Ia juga terkait sejumlah kasus besar sepanjang 2024 yang berhubungan dengan kelompok Golden Crescent, menjadikannya salah satu tokoh paling diburu di Asia.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan, memimpin langsung operasi lintas negara tersebut. Tim gabungan membekuk Dewi saat hendak menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville. Momen penangkapan dilakukan tanpa tembakan, namun melalui pengintaian berhari-hari dengan koordinasi mekanisme intelijen multinegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewi juga tercatat sebagai buronan pemerintah Korea Selatan atas sejumlah aktivitas narkotika berskala besar. Usai ditangkap, Dewi diterbangkan ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas dan penyerahan resmi antar-otoritas sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Setibanya di Indonesia, Dewi Astutik akan menjalani pemeriksaan intensif. Fokus penyidikan diarahkan untuk membongkar:

  • skema pendanaan jaringan,

  • jalur logistik dan distribusi,

  • alur komunikasi internasional,

  • serta pihak-pihak yang selama ini terlibat sebagai penyandang dana, operator lapangan, hingga penjaga jalur.

BNN menyebut jaringan yang dipimpin Dewi merupakan sindikat transnasional yang mendistribusikan kokain, sabu, dan ketamin ke wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara. Operasi mereka dinilai sangat terorganisasi, berteknologi tinggi, dan memiliki jejaring dari laboratorium produksi hingga kurir internasional.

“Penangkapan ini adalah permulaan. BNN berkomitmen membongkar seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif. Tidak akan ada ruang aman bagi para bandar narkoba,” tegas BNN dalam pernyataan resminya.

Penangkapan Dewi Astutik dipandang sebagai salah satu capaian terbesar Indonesia dalam operasi pemberantasan narkotika transnasional. Kolaborasi antarnegara kembali membuktikan bahwa kartel internasional tidak lagi bisa bersembunyi di balik batas teritorial.

BNN memastikan operasi lanjutan telah disiapkan untuk menindak seluruh simpul yang masih aktif, termasuk jaringan pendanaan lintas benua yang selama ini menopang operasi Dewi Astutik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Jakbar Gagalkan Produksi Narkoba Jaringan Internasional Senilai Rp119 Miliar
Kasus Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Terdakwa Ungkap Peran Lettu Budhi Hariyanto dalam Ide Penyiraman Aktivis Kontras
Densus 88 Ringkus Delapan Anggota Jaringan JAD di Sulawesi Tengah
Tanggapi Gugatan Rp300 Triliun Noel, KPK Pilih Fokus pada Pembuktian di Persidangan
Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Korupsi Usai 6 Hari Menjabat
Bali Sepekan: Kriminalitas Terhadap WNA hingga Kontroversi Komentar Kepsek
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Polisi Selidiki Pelaku

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB