Bali Sepekan: Kriminalitas Terhadap WNA hingga Kontroversi Komentar Kepsek

- Editorial Team

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3 Turis Asing Diperkosa hingga Komentar Tak Senonoh Kepala Sekolah (Sumber: arahkita.com)

3 Turis Asing Diperkosa hingga Komentar Tak Senonoh Kepala Sekolah (Sumber: arahkita.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Polda Bali beserta jajaran Polres Badung dan Polresta Denpasar berhasil mengungkap tiga kasus kekerasan seksual yang menimpa turis asing dalam sepekan terakhir. Para pelaku menyasar dua warga negara China dan satu warga negara Australia di lokasi berbeda, mulai dari kawasan Ungasan hingga Seminyak. Polisi bergerak cepat meringkus para tersangka yang memanfaatkan kondisi korban saat mabuk atau ketika korban membutuhkan bantuan teknis di hotel. Pihak kepolisian menegaskan bahwa para pelaku bukan merupakan residivis, namun mereka tetap terancam hukuman berat sesuai pasal yang berlaku.

Di tengah situasi keamanan tersebut, arus balik menuju Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk juga terus meningkat sejak 24 Maret 2026. Otoritas setempat memprediksi puncak kepadatan terjadi pada Minggu (29/3/2026). Selain isu mobilitas, kabar duka datang dari Kerobokan setelah seorang warga negara Belanda meninggal dunia akibat serangan senjata tajam oleh dua warga negara Brasil di vilanya. Saat ini, Interpol tengah memburu kedua pelaku yang melarikan diri setelah melancarkan aksi kejam tersebut.

Sementara itu, dunia pendidikan di Jembrana tengah dihebohkan oleh ulah seorang kepala sekolah dasar berinisial SK yang menuliskan komentar tak senonoh pada unggahan Instagram seorang kreator konten. Meski SK berdalih mengalami salah ketik (typo) dari kata “loloh” (jamu) menjadi kata yang bermakna vulgar, Disdikpora Jembrana tetap menjatuhkan sanksi berupa teguran lisan dan tertulis. Selain pembinaan internal, Inspektorat Jembrana juga memeriksa SK terkait kedisiplinan ASN guna memastikan kejadian ini tidak merusak citra dunia pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Polres Jakbar Gagalkan Produksi Narkoba Jaringan Internasional Senilai Rp119 Miliar
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB