Luhut Binsar Pandjaitan Tegas Bantah Keterlibatan dalam PT Toba Pulp Lestari: Informasi yang Beredar Dinilai Keliru dan Menyesatkan

- Editorial Team

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan (Sumber CNBC)

Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan (Sumber CNBC)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan dirinya tidak terlibat, tidak memiliki keterkaitan, serta tidak berafiliasi dengan perusahaan pulp PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU), menyusul maraknya tudingan dan spekulasi liar di ruang publik.

Melalui keterangan resmi yang disampaikan Juru Bicara Ketua DEN, Jodi Mahardi, Luhut menilai seluruh klaim yang mengaitkan namanya dengan perusahaan tersebut sebagai informasi keliru, tidak berdasar, dan menyesatkan.

“Informasi yang beredar mengenai tuduhan keterlibatan atau kepemilikan Bapak Luhut di Toba Pulp Lestari adalah tidak benar,” ujar Jodi dalam pernyataannya yang dikutip Kamis (4/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jodi menegaskan, Luhut tidak memiliki dan tidak pernah terlibat—baik secara langsung maupun tidak langsung—dalam pengelolaan, kepemilikan, ataupun aktivitas bisnis Toba Pulp Lestari. Ia menekankan bahwa isu yang berkembang saat ini hanya memperkeruh ruang diskursus publik tanpa dasar yang jelas.

Sebagai pejabat negara, Luhut disebut selalu menjunjung tinggi aturan perundang-undangan, etika pemerintahan, serta prinsip keterbukaan dalam mencegah konflik kepentingan. Karena itu, ia membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak mana pun untuk melakukan verifikasi berbasis data dan sumber kredibel.

“Beliau selalu patuh pada ketentuan yang mengatur transparansi dan pengelolaan konflik kepentingan. Kami mendorong publik untuk merujuk pada informasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Jodi.

Jodi juga mengimbau seluruh pihak agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi di ruang digital. Menurutnya, penyebaran kabar yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman yang merugikan publik.

“Untuk menjaga akurasi dan mencegah penyebaran informasi palsu, kami mempersilakan media maupun publik melakukan klarifikasi langsung kepada kami bila diperlukan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Money Trees Vol. 1: Akar, HIPMI Jakarta Selatan Hadirkan Ruang Eksklusif bagi Pengusaha Muda untuk Tumbuh Tanpa Takut
Prabowo–Apindo Bertemu di Hambalang, Dorong Kolaborasi “Indonesia Incorporated” dan Perluasan Industri Padat Karya
Tak Pandang Gelar dan Jabatan: Guru Besar hingga Pejabat Negara Jadi Korban Scam, OJK Bunyikan Alarm Bahaya
Prabowo Tantang Raksasa Fast Food Dunia: Produksi Makan Bergizi Gratis Segera Lampaui McDonald’s
Bahlil Bertemu Presiden Prabowo, Pemerintah Pastikan Indonesia Siap Capai Swasembada Energi 2026
Sepi Pelanggan, Pasar Jatinegara Kian Tergerus Zaman Digital
Ketua PW GP Ansor Sulbar Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Kaderisasi: Terima 149 Ekor Kambing untuk 7 Kelompok Ternak
Presiden Putin Tawarkan Kerja Sama Nuklir Damai hingga AI, Rusia Siap Perkuat Hubungan Strategis dengan Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB