Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

- Editorial Team

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAHASISWA UI DEMO USUNG 8 TUNTUTAN (Sumber: BBC)

MAHASISWA UI DEMO USUNG 8 TUNTUTAN (Sumber: BBC)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bertajuk #MerebutKemerdekaan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026), diwarnai aksi saling dorong dengan petugas kepolisian. Ketegangan terjadi di jalur Transjakarta depan Gedung UOB akibat massa memadati jalan hingga menahan laju bus.
Keributan dipicu oleh aksi mahasiswa yang berjalan di depan bus saat meminta armada diizinkan melintas ke arah Bundaran HI. Polisi mengimbau massa melalu pengeras suara agar keluar dari busway dan menyerahkan pengaturan lalu lintas sepenuhnya kepada aparat. Meski massa sempat mengalah dan membiarkan bus lewat, jalur Transjakarta kembali dipadati mahasiswa sesaat setelahnya.
Dalam aksi yang berpusat di Bundaran HI tersebut, BEM UI menyuarakan delapan tuntutan utama kepada pemerintah. Tuntutan tersebut mencakup penghentian tindakan yang dianggap sebagai penjajahan negara terhadap rakyat, pemberantasan KKN, penegakan reforma agraria sejati, penyesuaian harga BBM serta bahan pokok, evaluasi total Proyek Strategis Nasional (PSN), hingga pembatalan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara
Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB