Wali Kota Terpilih New York Zohran Mamdani Siap Temui Presiden Trump, “Saya Akan Jadi Orang Pertama yang Menolak Jika Kebijakan Menyakiti Warga New York”

- Editorial Team

Sabtu, 22 November 2025 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump & Zohran Mamdanni

Donald Trump & Zohran Mamdanni

MATAINDONESIA.CO.ID, New York. Wali Kota New York terpilih, Zohran Mamdani, menegaskan pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (21/11) di Gedung Putih akan difokuskan untuk membahas krisis keterjangkauan yang saat ini menekan kehidupan warga kota. Mamdani menyampaikan bahwa isu biaya hidup berada pada titik kritis dan menjadi masalah yang paling dirasakan masyarakat New York beberapa tahun terakhir.

“Mengingat krisis keterjangkauan nasional yang sangat dipahami warga New York serta tantangan kota-kota dalam menjaga keselamatan publik di tengah kebijakan pemerintah federal, saya merasa penting untuk membawa suara warga New York langsung ke Presiden Trump,” kata Mamdani dalam konferensi pers di City Hall Park, Kamis (20/11), sebagaimana dilaporkan CBS News.

Pertemuan Mamdani–Trump dijadwalkan berlangsung Jumat pukul 15.00 waktu setempat atau Sabtu 03.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski selama kampanye Pemilihan Wali Kota ia sering berbeda pendapat dengan Trump, Mamdani mengatakan keduanya memiliki satu kesamaan besar: kekhawatiran atas biaya hidup.

Dia percaya pertemuan ini bisa membuka peluang kesepakatan demi meringankan beban ekonomi warga New York.
“Saya bermaksud menjelaskan kepada Presiden Trump bahwa saya siap bekerja sama dalam agenda apa pun yang bermanfaat bagi warga New York,” ujarnya.

Namun Mamdani memperingatkan bahwa ia tidak akan ragu bersikap tegas jika kebijakan federal justru merugikan masyarakat.

“Jika ada agenda yang menyakiti warga New York, saya akan jadi orang pertama yang mengatakannya.”

Dalam penyampaiannya, Mamdani mengungkapkan hasil survei internal yang menunjukkan fenomena politik menarik:
10 persen pemilih Trump pada pilpres ikut memilih dirinya pada Pilwalkot November lalu.

Menurut Mamdani, ini membuktikan bahwa isu biaya hidup melampaui garis partisan — warga ingin pemimpin yang mampu memberikan solusi nyata dalam mengatasi krisis biaya hidup.

“Mereka memilih karena ingin pemimpin yang benar-benar mampu mengatasi krisis biaya hidup,” tegasnya.

Pertemuan dengan Presiden Trump disebut Mamdani sebagai kesempatan penting untuk memperjuangkan warga New York dan membangun hubungan dengan pemerintahan federal yang baru.

“Ini adalah kesempatan untuk memperjuangkan warga New York. Dan ini mencerminkan apa yang harus dialami warga New York saat ini,” ujar Mamdani.

Pertemuan ini dinilai akan menjadi salah satu momen penentu arah kepemimpinan Mamdani ke depan, apakah ia mampu membangun hubungan konstruktif dengan Gedung Putih sambil tetap menjaga independensi dan keberpihakan pada rakyat New York.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Hubungan Bilateral, Presiden Putin Undang Prabowo ke Rusia Mei dan Juli Mendatang
Trump Ancam Masa Depan NATO dan Beri Sinyal Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping
Iran Amankan Puluhan Terduga Mata-mata AS dan Israel di Tengah Konflik Regional
TIMUR TENGAH MEMBARA: Serangan AS–Israel Tewaskan Khamenei, Konflik Meluas dan AI Militer Dipakai di Medan Tempur
Kim Jong Un: Tak diakui negara nuklir, Korut takkan berdamai dengan AS
Meksiko Memanas Pasca Tewasnya Bos Kartel El Mencho
Putin Tegaskan Pengembangan Kekuatan Nuklir Rusia Prioritas Mutlak
Proyek Geothermal Telaga Ranu di Halmahera Disetujui, Sorotan Geopolitik Atas Keterkaitan Dengan Israel

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB