Meksiko Memanas Pasca Tewasnya Bos Kartel El Mencho

- Editorial Team

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bos Kartel El Mencho Tewas (Su,mber: Poros Jakarta)

Bos Kartel El Mencho Tewas (Su,mber: Poros Jakarta)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA –  Kondisi keamanan di Meksiko mendadak genting setelah kepolisian berhasil melumpuhkan Nemesio “El Mencho” Oseguera, pemimpin tertinggi Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), pada Minggu (22/2). Kematian gembong narkoba paling dicari ini memicu gelombang pembalasan brutal dari kelompoknya di berbagai negara bagian. Anggota kartel melancarkan aksi pembakaran kendaraan dan penembakan massal yang membuat situasi menjadi sangat mencekam.

Pertempuran Sengit dan Pengerahan Ribuan Tentara

Menanggapi kerusuhan tersebut, pemerintah Meksiko langsung menerjunkan 2.000 tentara ke Jalisco untuk memulihkan keadaan. Pertempuran sengit antara aparat dan kartel sejauh ini telah merenggut nyawa 25 polisi militer Garda Nasional serta 30 anggota kartel. Sementara itu, pihak keamanan terus melakukan pengejaran besar-besaran di 14 negara bagian dan telah menangkap sedikitnya 70 orang. Menteri Keamanan, Omar Garcia Harfuch, juga mengonfirmasi jatuhnya satu korban jiwa dari warga sipil akibat terjebak dalam baku tembak.

Kronologi Penangkapan di Rumah Kekasih

Kehancuran dinasti El Mencho bermula dari informasi intelijen Amerika Serikat mengenai keberadaan sang bos di rumah kekasihnya di wilayah Tapalpa. Saat Oseguera berkunjung dengan pengawalan ketat, pasukan kepolisian Meksiko segera menyerbu lokasi tersebut. Dalam kontak senjata yang sangat intens, delapan anggota kartel tewas di tempat. Oseguera sendiri mengembuskan napas terakhir di atas helikopter akibat luka tembak parah saat petugas hendak membawanya ke rumah sakit. Di lokasi kejadian, tentara menyita berbagai persenjataan berat, mulai dari senapan serbu hingga peluncur roket.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan Internasional dan Ancaman Ekonomi

Penangkapan ini sekaligus menjawab tekanan besar dari Presiden AS Donald Trump kepada Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum untuk memberantas sindikat sabu dan fentanil. Sebagai bentuk perlawanan, anggota kartel yang marah bahkan menjanjikan imbalan 20.000 peso bagi siapa saja yang berhasil membunuh aparat. Meski Presiden Sheinbaum mengeklaim situasi mulai berangsur normal, para ekonom mengkhawatirkan dampak jangka panjangnya. Jika kerusuhan terus berlanjut, gangguan ini tidak hanya memukul sektor pariwisata, tetapi juga mengancam industri manufaktur elektronik serta ekspor komoditas unggulan Jalisco seperti tequila dan alpukat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Hubungan Bilateral, Presiden Putin Undang Prabowo ke Rusia Mei dan Juli Mendatang
Trump Ancam Masa Depan NATO dan Beri Sinyal Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping
Iran Amankan Puluhan Terduga Mata-mata AS dan Israel di Tengah Konflik Regional
TIMUR TENGAH MEMBARA: Serangan AS–Israel Tewaskan Khamenei, Konflik Meluas dan AI Militer Dipakai di Medan Tempur
Kim Jong Un: Tak diakui negara nuklir, Korut takkan berdamai dengan AS
Putin Tegaskan Pengembangan Kekuatan Nuklir Rusia Prioritas Mutlak
Proyek Geothermal Telaga Ranu di Halmahera Disetujui, Sorotan Geopolitik Atas Keterkaitan Dengan Israel
Vatikan Tegaskan Tak Akan Gabung ke Board of Peace Buatan Trump

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB