Vatikan Tegaskan Tak Akan Gabung ke Board of Peace Buatan Trump

- Editorial Team

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vatikan Tegas Tak Akan Gabung ke Board of Peace (Sumber: Kompas.com)

Vatikan Tegas Tak Akan Gabung ke Board of Peace (Sumber: Kompas.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Vatikan secara resmi menyatakan tidak akan bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian untuk Gaza bentukan Presiden AS, Donald Trump. Takhta Suci merasa khawatir kehadiran badan baru ini justru akan menjadi tandingan bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menangani konflik global. Kardinal Pietro Parolin menegaskan bahwa pihaknya melihat adanya sejumlah isu kritis yang harus tuntas sebelum memberikan dukungan.

Kekhawatiran akan Dualisme Lembaga Dunia

Menurut Kardinal Parolin, PBB merupakan lembaga internasional utama yang memegang mandat penuh dalam mengelola berbagai krisis dunia. Awalnya, Trump merancang dewan ini khusus untuk mengawasi gencatan senjata dan pembangunan kembali wilayah Gaza pascaperang Israel-Hamas. Namun, seiring berjalannya waktu, tujuan organisasi tersebut meluas hingga mencakup penyelesaian berbagai konflik internasional lainnya. Perubahan fokus inilah yang memicu kekhawatiran bahwa Trump sengaja ingin menyaingi otoritas PBB.

Kontroversi Keanggotaan dan Pendanaan

Meskipun menuai kritik, setidaknya 19 negara telah menandatangani piagam pendirian “Dewan Perdamaian” ini sejak peluncurannya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos pada Januari lalu. Namun, skema keanggotaannya mengundang perdebatan karena setiap negara harus menyetor dana sebesar USD 1 miliar untuk menjadi anggota tetap. Selain itu, langkah Trump yang turut mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin—di tengah invasi Rusia ke Ukraina—semakin memperkuat kecaman dari berbagai pihak internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Hubungan Bilateral, Presiden Putin Undang Prabowo ke Rusia Mei dan Juli Mendatang
Trump Ancam Masa Depan NATO dan Beri Sinyal Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping
Iran Amankan Puluhan Terduga Mata-mata AS dan Israel di Tengah Konflik Regional
TIMUR TENGAH MEMBARA: Serangan AS–Israel Tewaskan Khamenei, Konflik Meluas dan AI Militer Dipakai di Medan Tempur
Kim Jong Un: Tak diakui negara nuklir, Korut takkan berdamai dengan AS
Meksiko Memanas Pasca Tewasnya Bos Kartel El Mencho
Putin Tegaskan Pengembangan Kekuatan Nuklir Rusia Prioritas Mutlak
Proyek Geothermal Telaga Ranu di Halmahera Disetujui, Sorotan Geopolitik Atas Keterkaitan Dengan Israel

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB