Prabowo Umumkan Indonesia Resmi Swasembada Beras, Dunia Ikut Merasakan Dampaknya

- Editorial Team

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo (Sumber: Kompas.com)

Presiden Prabowo (Sumber: Kompas.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras, sebuah capaian strategis nasional yang selama puluhan tahun menjadi cita-cita besar bangsa.

Pernyataan bersejarah itu disampaikan Prabowo dalam puncak peringatan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

“Saudara-saudara, di perayaan Natal ini, dengan bangga saya sampaikan, lewat 31 Desember 2025 bangsa Indonesia sekarang sudah swasembada beras,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan ribuan peserta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Target Empat Tahun, Tuntas dalam Satu Tahun

Prabowo mengungkapkan bahwa swasembada beras sejatinya merupakan target strategis empat tahun pemerintahannya. Namun, melalui kerja keras, konsolidasi kebijakan, dan kolaborasi lintas sektor—mulai dari petani, TNI, BUMN pangan, hingga pemerintah daerah—target itu berhasil dipercepat secara dramatis.

“Saya beri target kepada tim saya, kita harus swasembada beras empat tahun. Itu target saya, empat tahun,” kata Prabowo.

Namun realitas berbicara lain. Dalam waktu hanya satu tahun, Indonesia mampu membalikkan situasi dari negara importir menjadi negara mandiri pangan, bahkan surplus secara nasional.

Tanpa Impor Beras Sepanjang 2025

Capaian ini bukan sekadar klaim simbolik. Prabowo menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025 Indonesia tidak melakukan impor beras sama sekali—sebuah fakta yang menjadi penanda nyata keberhasilan kebijakan pangan nasional.

“Tahun 2025, kita tidak impor beras sama sekali. Target empat tahun, kita capai dalam satu tahun,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menutup narasi lama ketergantungan Indonesia pada impor pangan strategis, yang kerap menjadi sumber kerentanan ekonomi dan politik.

Efek Domino Global: Harga Beras Dunia Turun

Menariknya, menurut Prabowo, keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras tidak hanya berdampak domestik, tetapi juga memberi efek signifikan pada perekonomian global.

Keputusan Indonesia—salah satu negara dengan konsumsi beras terbesar dunia—untuk tidak mengimpor beras, disebut Prabowo, menekan harga beras internasional hingga ratusan dolar.

“Kita bantu bukan hanya bangsa Indonesia, kita membantu dunia. Karena kita tidak impor beras, harga beras dunia turun. Banyak negara berterima kasih kepada kita,” ungkapnya.

Swasembada sebagai Simbol Kedaulatan

Capaian ini menegaskan arah politik pangan pemerintahan Prabowo:
👉 ketahanan pangan sebagai pilar kedaulatan nasional,
👉 petani sebagai aktor utama pembangunan, dan
👉 negara hadir penuh dalam mengamankan kebutuhan dasar rakyatnya.

Pengumuman swasembada beras di momentum Natal Nasional juga membawa pesan simbolik kuat: pangan, persatuan, dan kesejahteraan adalah fondasi bersama seluruh rakyat Indonesia, tanpa sekat agama dan golongan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkuat Hubungan Bilateral, Presiden Putin Undang Prabowo ke Rusia Mei dan Juli Mendatang
Trump Ancam Masa Depan NATO dan Beri Sinyal Tunda Pertemuan dengan Xi Jinping
Iran Amankan Puluhan Terduga Mata-mata AS dan Israel di Tengah Konflik Regional
Pelayanan Sertifikasi Halal On The Spot Semarakkan “Maradika Ramadhan QRIS UMKM Baik” di Polewali Mandar
TIMUR TENGAH MEMBARA: Serangan AS–Israel Tewaskan Khamenei, Konflik Meluas dan AI Militer Dipakai di Medan Tempur
Kim Jong Un: Tak diakui negara nuklir, Korut takkan berdamai dengan AS
Meksiko Memanas Pasca Tewasnya Bos Kartel El Mencho
Putin Tegaskan Pengembangan Kekuatan Nuklir Rusia Prioritas Mutlak

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB