MATAINDONESIA.CO.ID, Polewali Mandar – Pelaksanaan pelayanan sertifikasi halal on the spot bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) skema reguler dan self declare sukses digelar dalam rangkaian kegiatan “Maradika Ramadhan QRIS UMKM Baik” yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kab. Polewali Mandar bekerja sama dengan Pengawas Jaminan Produk Halal (PJPH) Provinsi dan Kab., LP3H Halal Center Insanul Kamil dan LPH Pusat Halal Insan Kamil.

Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari, tepatnya pada Selasa, 3 Maret 2026, bertempat di Lapangan Pancasila. Antusiasme ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor seperti SPPG, RPU, RPH, Depot, AMDK, obat-obatan, hingga kuliner tampak mewarnai kegiatan tersebut.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Polewali Mandar Andi Nursami Madar, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kab. Polewali Mandar Agusnia Hasan Sulur, Pengawas Jaminan Produk Halal (JPH) Provinsi dan Kab., Ketua LPH Pusat Halal Insan Kamil, beserta para Auditor Halal dan Pendamping Halal Center Insanul Kamil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelayanan sertifikasi halal yang dilakukan secara langsung di lokasi kegiatan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk mendaftar, melengkapi berkas, hingga berkonsultasi terkait proses sertifikasi, baik melalui skema reguler maupun self declare.
Salah satu pelaku usaha RPA Polman yang saat ini sedang dalam proses penerbitan sertifikat halal melalui lembaga yang berkantor pusat di Polewali Mandar menyampaikan apresiasinya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Perindag UKM Kab. Polman atas terlaksananya kegiatan ini, terkhusus kepada LPH Pusat Halal Insan Kamil beserta seluruh pendamping yang mendampingi kami,” ungkapnya.
Kepala Dinas Perindagkop Kab. Polewali Mandar, Dr. Hj. Agusnia Hasan Sulur, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada transaksi digital melalui QRIS, namun juga pada peningkatan kualitas dan standarisasi produk UMKM.
“Kegiatan ini tidak hanya ditujukan pada proses jual beli menggunakan QRIS, tetapi lebih pada edukasi standarisasi produk. Alhamdulillah melalui kegiatan ini, apa yang menjadi problem pelaku usaha bisa kita penuhi melalui program Maradika Ramadhan QRIS UMKM. Ditengah efisiensi dan keterbatasan anggaran, kita bisa berkolaborasi dan saling menguatkan,” ujarnya.
Secara terpisah, Ketua LPH Pusat Halal Insan Kamil, Naharuddin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kab. Polewali Mandar atas dukungan penuh terhadap percepatan sertifikasi halal.
“Support yang luar biasa dari Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Kab. Polewali Mandar, terkhusus Ibu Kepala Dinas yang telah menginisiasi kegiatan yang keren ini, sangat membantu akselerasi sertifikasi halal yang saat ini digalakkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam program Wajib Halal Oktober (WHO). Selaku lembaga di bawah naungan BPJPH, kami bersama Pengawas JPH Provinsi dan Kabupaten, sangat berterima kasih,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa ke depan dibutuhkan sinergi yang lebih kuat, khususnya bagi sektor SPPG/MBG yang saat ini didorong percepatan sertifikasi halal termasuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Kami menyiapkan Pelatihan dan Uji Kompetensi BNSP Chef dan Penjamah Makanan untuk SPPG, café dan resto. Kami juga akan menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) untuk RPH dan RPU pada 7–8 Maret 2026 di Polewali Mandar. Ayo, bersama LPH Pusat Halal Insan Kamil, kita tumbuhkan ekosistem halal dari hulu hingga hilir, dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat untuk Indonesia,” tutup Naharuddin yang juga Ketua DPD Asosiasi Juru Sembelih Halal Kab. Majene.
Melalui kegiatan ini, diharapkan percepatan sertifikasi halal bagi UMKM di Polewali Mandar semakin meningkat serta mampu memperkuat daya saing produk lokal menuju pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.












