Presiden Prabowo Tinjau Titik Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar: Pemerintah Kerahkan Semua Sumber Daya Hingga Pemulihan Tuntas

- Editorial Team

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Presiden Prabowo Kunjungi Korban Banjir Sumbar di Pengungsian

Momen Presiden Prabowo Kunjungi Korban Banjir Sumbar di Pengungsian

MATAIDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan maraton ke sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) untuk memantau langsung penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai daerah. Berdasarkan data Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB), hingga Senin sore, jumlah korban meninggal dunia tercatat 604 jiwa.

Kunjungan Presiden dilakukan di Tapanuli Tengah, Kutacane, hingga Padang Pariaman. Dalam pertemuan dengan para pengungsi dan tim lapangan, Presiden Prabowo menyampaikan serangkaian arahan strategis terkait percepatan penanganan bencana, pemulihan infrastruktur, hingga kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim.

Di Tapanuli Tengah, Presiden menyoroti masih banyaknya jalur distribusi yang terputus sehingga menghambat akses bantuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak jalur masih terputus. Kita segera melakukan segala upaya mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami,” ujar Presiden.

Stok BBM dan suplai listrik menjadi tantangan utama. Prabowo memastikan pemerintah mengerahkan semua skenario, termasuk pengiriman BBM melalui kapal besar ke Sibolga dan pesawat Hercules untuk distribusi ke titik-titik yang dapat didarati.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang bekerja di lapangan.

“Saya terima kasih pada semua instansi — TNI, Polri, PU, BNPB. Dengan solidaritas dan kebersamaan, kita kuat dan mampu menghadapi ini,” tegas Prabowo.

Di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Presiden menyoroti urgensi kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

“Ini perubahan iklim yang harus kita hadapi dengan serius. Pemerintah harus berfungsi menjaga lingkungan dan mengantisipasi kondisi masa depan,” ujarnya.

Prabowo menekankan bahwa seluruh daerah harus mulai menyusun langkah antisipasi jangka panjang, memperkuat tata kelola lingkungan, dan meningkatkan mitigasi risiko.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan kepada media mengenai arahan Presiden saat berada di posko pengungsian di GOR Pandan, Tapanuli Tengah.

“Presiden memerintahkan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi — dari makanan, layanan kesehatan, hingga suplai BBM — untuk dimaksimalkan,” ujar Kapolri.

Setiap jalur terputus, kata Kapolri, harus segera diperbaiki. Semua pemangku kepentingan diminta bekerja tanpa menunda untuk memastikan bantuan bergerak secara optimal dan tidak terhambat kondisi lapangan.

Di Aceh Tenggara, Prabowo bertemu warga di posko pengungsian Desa Bambel Baru. Ia menegaskan negara hadir dan segera memperbaiki seluruh jembatan yang rusak akibat banjir bandang.

“Jembatan-jembatan yang rusak akan segera kita buka dan perbaiki. Anggaran sudah disiapkan, dan kita lakukan efisiensi di pusat agar bantuan ke daerah semakin besar,” jelas Presiden.

Ia juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban.

Dalam kunjungan ke Nagari Kasang, Padang Pariaman, Presiden memastikan bahwa pemulihan infrastruktur berjalan sesuai progres.

“Listrik di Sumbar sudah hampir 100% pulih. Air bersih sedang dibenahi, jembatan-jembatan dihitung untuk diperbaiki, dan rumah yang rusak akan kita bantu,” katanya.

Prabowo kembali menguatkan semangat para penyintas.

“Kita satu keluarga besar. Negara tidak akan meninggalkan rakyatnya memikul beban sendirian,” tegas Presiden.

Kunjungan langsung Presiden ke titik-titik bencana menegaskan komitmen pemerintah bahwa penanganan ini tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga menyeluruh — mencakup pemulihan, rekonstruksi, dan peningkatan mitigasi jangka panjang.

Dengan kolaborasi lintas sektor serta dukungan penuh masyarakat, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh wilayah terdampak dapat segera bangkit dan pulih.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia
Empat Mahasiswa Unsulbar Dituntut 8 Bulan Pidana Pengawasan Kasus Pengrusakan Gedung DPRD Majene

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB