Presiden Prabowo Tinjau Pengungsian Bencana Sumatera, Janjikan Hunian, Listrik, dan Air Bersih

- Editorial Team

Minggu, 14 Desember 2025 - 05:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo di Lokasi Pengungsian

Presiden Prabowo di Lokasi Pengungsian

MATAINDONESIA.CO.ID, MEDAN – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi para pengungsi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera dan menyampaikan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Kunjungan ini dilakukan seusai lawatan Presiden ke Pakistan dan Rusia.

Dalam beberapa hari terakhir, Presiden Prabowo mengunjungi sejumlah daerah terdampak bencana, mulai dari Kabupaten Langkat di Sumatera Utara, Takengon dan Bener Meriah di Aceh, hingga Aceh Tamiang. Di setiap lokasi, Kepala Negara mengecek kondisi pengungsian sekaligus berdialog langsung dengan warga dan petugas lapangan.

Di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025), Presiden menyampaikan apresiasi atas ketegaran masyarakat serta kerja keras seluruh unsur petugas gabungan yang terlibat dalam penanganan bencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira rakyat masih tegar, sabar. Saya disambut dengan sangat baik, dan kita sudah merencanakan alokasi perumahan dan sebagainya,” ujar Presiden Prabowo.

Hunian untuk Pengungsi

Presiden menegaskan bahwa pemerintah telah merencanakan penyediaan hunian bagi para pengungsi korban bencana di Sumatera. Meski belum merinci skema teknisnya, Prabowo memastikan kebutuhan tempat tinggal menjadi salah satu prioritas utama dalam pemulihan pascabencana.

Pemulihan Aliran Listrik

Selain hunian, Presiden juga menyoroti kendala aliran listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah terdampak. Menurutnya, pemulihan listrik belum dapat dilakukan secepat yang diharapkan karena kondisi fisik wilayah dan tantangan alam di lapangan.

“Pasti masalah listrik ada. Tidak secepat yang kita harapkan, karena kondisi fisik dan kondisi-kondisi alam yang masih kita atasi,” kata Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa akses menuju lokasi serta kondisi wilayah yang masih terendam banjir menjadi kendala utama dalam perbaikan jaringan listrik, termasuk pembangunan kembali menara dan pemasangan kabel.

“Menara-menara itu sangat berat, kemudian kendala-kendala sebagian masih banjir, sehingga kabel-kabel tidak bisa tembus. Tapi insyaallah kita harapkan mungkin satu minggu, mudah-mudahan ya, tapi jangan terlalu berharap,” ujarnya.

Presiden juga menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah terus bekerja maksimal dalam situasi yang serba terbatas.
“Saya sudah katakan berkali-kali, saya tidak punya tongkat Nabi Musa, tapi semua bekerja keras,” tambahnya.

Air Bersih dan Infrastruktur Pengendali Banjir

Di Posko Pengungsian Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Sumatera Utara, Presiden Prabowo menerima laporan langsung dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, terkait kekurangan air bersih dan air minum di wilayah terdampak.

“Baik, saya datang melihat keadaan. Nanti, kekurangan-kekurangan sudah dilaporkan kepada saya, segera kita atasi. Tadi dilaporkan oleh Gubernur kekurangan air bersih, air minum,” kata Presiden.

Pemerintah memastikan distribusi air bersih dan kebutuhan dasar lainnya segera ditangani, termasuk evaluasi infrastruktur pengendali banjir guna mencegah bencana serupa terulang di masa mendatang.

Kunjungan Presiden ini menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat terdampak bencana, memastikan penanganan darurat berjalan, serta mengawal proses pemulihan hingga kehidupan warga kembali normal.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia
Empat Mahasiswa Unsulbar Dituntut 8 Bulan Pidana Pengawasan Kasus Pengrusakan Gedung DPRD Majene

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB