Presiden Prabowo Minta Maaf kepada Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang, Pastikan Pemerintah Terus Bekerja Memenuhi Kebutuhan Warga

- Editorial Team

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo

Presiden Prabowo

MATAINDONESIA.CO.ID, ACEH TAMIANG – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, apabila masih terdapat kebutuhan yang belum sepenuhnya terpenuhi, termasuk persoalan listrik yang belum menyala di sejumlah titik. Hal tersebut disampaikannya langsung kepada para pengungsi di Desa Sukajadi, Karang Baru, Aceh Tamiang, Jumat (12/12/2024).

“Pemerintah akan turun akan membantu semuanya. Saya minta maaf kalau masih ada yang belum, kita sedang bekerja keras, mungkin listrik yang belum ya, listrik,” ujar Presiden Prabowo di hadapan warga pengungsian.

Dalam kesempatan itu, Presiden menanyakan langsung kepada Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, mengenai perkembangan pemulihan pasokan listrik di daerah tersebut. Bupati menyebutkan bahwa listrik telah menyala secara bertahap.
“Sudah mulai, Pak,” ucap Armia Fahmi.
“Sudah mulai, oke,” balas Prabowo menegaskan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden menekankan bahwa pemerintah akan terus berusaha memberikan bantuan terbaik bagi masyarakat, meski situasi di lapangan kerap kali menghadirkan tantangan.

“Ya kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit, keadaannya sulit, jadi kita atasi bersama. Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal,” kata Kepala Negara.

Kunjungan Presiden ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan respons cepat terhadap bencana, termasuk pemulihan infrastruktur dasar, distribusi logistik, pelayanan kesehatan, serta langkah-langkah penanganan darurat lainnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia
Empat Mahasiswa Unsulbar Dituntut 8 Bulan Pidana Pengawasan Kasus Pengrusakan Gedung DPRD Majene

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB