Perjuangan Mudik Keluarga Ade: Terlantar di Surabaya Hingga Uluran Tangan Dinsos

- Editorial Team

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kehabisan Ongkos Mudik, Pasutri dan 3 Anaknya Terdampar (Kompas.com)

Kehabisan Ongkos Mudik, Pasutri dan 3 Anaknya Terdampar (Kompas.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Niat Ade Kurnia (42) untuk merayakan Lebaran di kampung halaman harus membentur realita pahit di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Kamis (20/3/2026). Setelah menyelesaikan kontrak kerja sebagai buruh di Kalimantan Timur, Ade memboyong istri dan ketiga anaknya menuju Sumedang, Jawa Barat. Bermodalkan upah Rp4 juta hasil jerih payahnya merantau, ia berharap uang tersebut cukup untuk membawa keluarganya pulang. Sayangnya, lonjakan harga tiket kapal menjelang Idulfitri yang mencapai dua kali lipat melumat habis tabungan yang ia miliki.

Setibanya di Surabaya, kondisi keuangan keluarga ini mencapai titik nadir. Sisa uang di kantong hanya cukup untuk menyambung nyawa dengan makan selama perjalanan di atas kapal. Tanpa sisa ongkos untuk melanjutkan perjalanan darat ke Sumedang, Ade bersama istrinya, Yeni Kurniawati (45), dan anak-anak mereka yang masih berusia 16, 10, dan 3 tahun akhirnya terjebak di pelabuhan. Di tengah kebingungan karena tidak memiliki kerabat maupun dana cadangan, petugas pelabuhan mengarahkan mereka untuk mencari bantuan ke kepolisian terdekat.

Keluarga kecil ini kemudian berjalan kaki menuju Polsek Gayungan dan tiba pada Jumat (21/3/2026). Pihak kepolisian segera memberikan surat pengantar agar mereka bisa mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Sore harinya, sekitar pukul 16.00 WIB, Ade sekeluarga tiba di kantor Dinsos Jatim hanya dengan membawa kartu identitas sebagai satu-satunya bukti diri yang tersisa. Karena memiliki KTP yang valid namun kehabisan bekal, mereka masuk dalam kategori “Kode A” atau orang terlantar dengan identitas jelas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tim Sub Substansi Penanganan Korban Bencana Sosial Dinsos Jatim, Liawati Suntiana, langsung bergerak cepat menangani mereka. Melihat kondisi keluarga yang kelelahan—terutama si bungsu yang baru berusia tiga tahun—pihak Dinsos menyediakan tempat penampungan sementara serta menjamin kebutuhan makan dan istirahat mereka. Liawati memastikan bahwa keluarga Ade harus dalam kondisi fit sebelum melanjutkan perjalanan panjang menuju Jawa Barat.

Pada Minggu (22/3/2026), Dinsos Jatim akhirnya memfasilitasi pemulangan keluarga Ade bersama tujuh orang terlantar lainnya. Kepala Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani, menjelaskan bahwa lembaganya telah menghimpun total 13 orang terlantar dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah hingga Sulawesi Selatan selama periode 18-25 Maret 2026. Novi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan solusi jangka panjang dengan memulangkan mereka langsung ke daerah asal melalui proses asesmen dan penyediaan transportasi yang aman.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia
Empat Mahasiswa Unsulbar Dituntut 8 Bulan Pidana Pengawasan Kasus Pengrusakan Gedung DPRD Majene

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB