MATAINDONESIA.CO.ID, TAPANULI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) menggelar Apel Pagi gabungan Eselon II dan Eselon III di Lapangan Sepak Bola Pandan, Senin (22/12/2025). Apel ini menjadi momentum konsolidasi birokrasi di tengah masa tanggap darurat pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Tapteng.
Bertindak sebagai Pembina Apel, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah Johannes Simanjuntak menegaskan bahwa pascabencana, Tapteng harus cepat pulih dan segera bangkit. Kunci utama percepatan tersebut, menurutnya, adalah kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
“Setelah pascabencana, kita harus cepat pulih dan bangkit. Kepada seluruh OPD diminta untuk berkolaborasi dan bergotong royong agar Tapteng bisa kembali pulih secepat mungkin,” ujar Johannes dalam amanatnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan bahwa dalam kondisi tanggap darurat, setiap tugas tidak bisa dijalankan secara sektoral. Kolaborasi antar-OPD menjadi kebutuhan mutlak agar beban kerja lebih ringan dan target pemulihan dapat dicapai lebih cepat.
“Dengan kolaborasi antar-OPD, tugas yang berat bisa menjadi lebih ringan dan pelaksanaannya lebih cepat,” katanya.
Johannes juga mengingatkan agar seluruh OPD tetap bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Menurutnya, disiplin pada peran dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam menjaga efektivitas kerja, terlebih saat kondisi belum sepenuhnya normal.
Ia menegaskan bahwa masa tanggap darurat pascabencana berbeda dengan masa kerja normal. Aparatur diminta bekerja lebih cepat, lebih tanggap, dan lebih maksimal, sebagaimana arahan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah.
“Dalam masa tanggap darurat ini, kita dituntut bekerja lebih cepat dan lebih maksimal. Ini tidak sama dengan kondisi biasa,” ujarnya.
Johannes juga mengingatkan bahwa selain fokus pada penanganan dampak bencana, seluruh OPD tetap harus menuntaskan program dan tanggung jawab masing-masing, mengingat tahun anggaran 2025 telah memasuki penghujung.
Dengan sinergi dan kerja kolektif, ia optimistis Pemkab Tapteng mampu mempercepat proses pemulihan daerah yang terdampak bencana.
“Melalui kerja kolaboratif antar-OPD, pekerjaan akan lebih cepat, efektif, dan efisien. Dengan begitu, Tapteng bisa bangkit lebih cepat dan pulih lebih kuat,” pungkasnya.
Apel gabungan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemkab Tapanuli Tengah untuk menjaga soliditas birokrasi dan memastikan seluruh sumber daya pemerintah daerah bergerak seirama dalam menghadapi masa tanggap darurat pascabencana.












