Oknum Brimob Ditahan Usai Insiden Kekerasan yang Menewaskan Pelajar di Tual

- Editorial Team

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa Mts di Tual tewas setelah dihantam oleh oknum brimob (Sumber: Kabartimurnews.com)

Siswa Mts di Tual tewas setelah dihantam oleh oknum brimob (Sumber: Kabartimurnews.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Polres Kota Tual resmi menahan Bripda Masias Siahaya, anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku, di rumah tahanan setempat. Pihak kepolisian langsung mengamankan terduga tak lama setelah insiden kekerasan yang menyebabkan seorang anak di bawah umur meninggal dunia. Hingga saat ini, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap detail kejadian secara menyeluruh.

Peristiwa tragis ini bermula saat korban berinisial AT (14) bersama saudaranya melintasi ruas jalan RSUD Maren menggunakan sepeda motor. Saat itu, keduanya masih mengenakan seragam sekolah karena baru pulang dari Madrasah Aliyah Negeri tempat mereka menimba ilmu di kelas IX. Secara tiba-tiba, Bripda Masias menghentikan laju motor mereka dan diduga kuat memukul korban menggunakan helm hingga kakak beradik tersebut terjatuh ke aspal.

Dampak dari kekerasan tersebut sangat fatal; AT mengembuskan napas terakhirnya dan pihak keluarga telah memakamkan jenazahnya pada Kamis (19/02/2026). Sementara itu, saudara korban yang juga menjadi sasaran kekerasan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Kasat Reskrim Polres Tual, IPTU Aji Prakoso Trisaputra, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah memeriksa terduga pelaku secara maraton guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia
Empat Mahasiswa Unsulbar Dituntut 8 Bulan Pidana Pengawasan Kasus Pengrusakan Gedung DPRD Majene

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB