Masinton Lantik 1.664 PPPK Paruh Waktu, Tegaskan ASN adalah Relawan di Tengah Luka Bencana Tapteng

- Editorial Team

Senin, 5 Januari 2026 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu melantik PPPK Paruh Waktu pada apel pelantikan di Lapangan GOR Pandan

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu melantik PPPK Paruh Waktu pada apel pelantikan di Lapangan GOR Pandan

MATAINDONESIA.CO.ID, TAPTENG – Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu melantik sebanyak 1.664 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dalam sebuah apel di Lapangan GOR Pandan, Jumat (2/1/2026) sore. Pelantikan ini tidak sekadar seremonial administratif, melainkan penegasan arah baru birokrasi di tengah situasi darurat pascabencana.

Dalam amanatnya, Masinton menegaskan kembali prinsip dasar aparatur negara: pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Bahkan, dalam kondisi Tapanuli Tengah yang masih berduka akibat bencana hidrometeorologi, para pegawai diminta melampaui peran administratif dan turun langsung sebagai relawan kemanusiaan.

“Kita adalah relawan. Bapak ibu sekalian besok akan kita bagi tugas ke lapangan, nanti akan diatur,” tegas Masinton di hadapan ribuan PPPK yang baru dilantik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diterjunkan ke Lapangan, Bantu Warga Pascabanjir Bandang

Ribuan PPPK Paruh Waktu tersebut akan langsung ditugaskan membantu pembersihan fasilitas umum dan lingkungan permukiman warga yang rusak parah akibat banjir bandang pada 25 November 2025 lalu. Bencana tersebut meninggalkan jejak kehancuran di berbagai kecamatan dan masih menyisakan beban berat bagi masyarakat.

Pada tahap awal, 100 pegawai akan diterjunkan ke lima kecamatan terdampak, yakni Barus, Sorkam, Sorkam Barat, Pandan, Tukka, dan Badiri. Penugasan selanjutnya akan dilakukan secara bergiliran agar seluruh PPPK terlibat langsung dalam proses pemulihan.

“Siapkan pakaian karena nanti akan menginap,” ujar Masinton, menegaskan bahwa penugasan ini bukan kerja simbolik, melainkan kerja nyata di lapangan.

Birokrasi Hadir Saat Krisis

Menurut Masinton, pelibatan PPPK Paruh Waktu sebagai tenaga pemulihan merupakan bagian dari masa transisi pascabencana, di mana pemerintah daerah memfokuskan seluruh sumber daya untuk memulihkan kehidupan masyarakat.

Target pemulihan tidak berhenti pada pembersihan lingkungan, tetapi mencakup:

  • rehabilitasi fasilitas umum dan infrastruktur,

  • pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat,

  • serta rekonstruksi wilayah terdampak dengan standar yang lebih baik dan tangguh terhadap bencana.

Langkah ini sekaligus menjadi pesan politik dan moral bahwa birokrasi harus hadir di garis depan saat masyarakat mengalami krisis, bukan sekadar bekerja dari balik meja.

Pelantikan 1.664 PPPK Paruh Waktu ini menandai fase baru penanganan pascabencana di Tapanuli Tengah—fase di mana ASN tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga berempati, tangguh, dan siap bekerja dalam kondisi paling sulit.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia
Empat Mahasiswa Unsulbar Dituntut 8 Bulan Pidana Pengawasan Kasus Pengrusakan Gedung DPRD Majene

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB