MATAINDONESIA .CO.ID, JAKARTA – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons bencana kemanusiaan. Melalui konser amal yang melibatkan para musisi Indonesia, ILUNI UI berhasil menghimpun dana sebesar Rp15,1 miliar untuk membantu korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ketua Panitia, Kadri Mohammad, menyampaikan bahwa aksi solidaritas ini melibatkan 100 musisi lintas generasi dan genre, yang bersama-sama menyerukan kepedulian publik. “Semalam terkumpul Rp15,1 miliar, tapi belum selesai. Masih ada second round tanggal 16 Desember di Kemang Village,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
Kadri menegaskan bahwa penggalangan donasi melalui kolaborasi seni bukan hal baru bagi ILUNI UI. Model ini telah terbukti efektif sejak bencana Palu, Lombok, dan Cianjur pada 2018. Menurutnya, musik menjadi medium kuat untuk menggugah empati sekaligus memperluas jangkauan donatur. “Acara ini bukan hanya bikin acara jrang jreng jrong. Harus bisa mendatangkan bukan cuma massa, tapi para donatur,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya menggandeng musisi, panitia juga mengaktifkan jaringan luas ILUNI UI di kementerian, BUMN, dan korporasi untuk memperbesar kontribusi. Hasilnya signifikan. Sejumlah tokoh dan musisi turut memberikan donasi besar, termasuk Tompi yang menyumbang Rp500 juta, serta politikus Ahmad Sahroni yang turut menyumbang Rp1 miliar. “Baguslah, orang-orang yang kelebihan rezeki ikut bantu acara seperti ini,” kata Kadri.
Aksi solidaritas ini belum berakhir. ILUNI UI akan melanjutkan penggalangan dana tahap II pada 15–16 Desember 2025 di Jakarta Selatan, menghadirkan deretan musisi ternama seperti Maliq & D’Essentials, Once, Melly Goeslaw, Vina Panduwinata, Andien, Tantri Kotak, Sundari Sukoco, hingga penyanyi-penyanyi daerah. Konser ini dirancang inklusif namun tetap menghadirkan kualitas pertunjukan yang kuat.
Kadri memastikan seluruh dana yang terkumpul akan dikelola dengan transparan. “Uang itu nanti diaudit dan didistribusi oleh ILUNI UI yang sudah punya sistem untuk memastikan penyaluran tepat sasaran,” jelasnya. Bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan pengungsi di lapangan, mulai dari kebutuhan pokok hingga pembangunan hunian sementara (huntara).
Melalui gerakan kolaboratif ini, ILUNI UI mengajak masyarakat luas untuk terus menyalakan solidaritas dan memberikan dukungan nyata bagi para penyintas bencana di berbagai daerah.












