Dua Pekan Gelap, Banda Aceh Lumpuh: Ketua Fraksi PAN Desak PLN Beri Kompensasi Warga

- Editorial Team

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi, SE, MSi,

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi, SE, MSi,

MATAINDONESIA.CO.ID, ACEH – Pemadaman listrik yang telah berlangsung lebih dari dua pekan pascabencana hidrometeorologi menambah derita warga Aceh. Ironisnya, Banda Aceh—yang tidak terdampak langsung banjir bandang—justru ikut terjebak dalam krisis akibat listrik yang tak kunjung pulih.

Gelap berkepanjangan itu memukul denyut kehidupan kota. Aktivitas ekonomi tersendat, usaha kecil hingga menengah terpaksa menutup operasional, jaringan seluler kerap hilang timbul, dan akses internet melambat drastis. Kota yang seharusnya menjadi pusat pemulihan justru ikut lumpuh.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi, SE, MSi, menilai kondisi ini sudah melampaui batas kewajaran. Ia mendesak PT PLN untuk segera memberikan kompensasi dan ganti rugi kepada masyarakat atas pemadaman listrik berkepanjangan yang telah menimbulkan kerugian besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar gangguan teknis. Masyarakat sudah dirugikan secara ekonomi, sosial, dan pelayanan publik terganggu serius. PLN tidak bisa lepas tangan. Hak konsumen listrik wajib dipenuhi sesuai aturan,” tegas Sofyan.

Ia menekankan bahwa PLN harus berhati-hati dalam bersikap agar tidak kehilangan kepercayaan publik di tengah situasi darurat.

“PLN jangan sampai menjadi musuh masyarakat. Kita memahami beban berat PLN dalam memulihkan sistem kelistrikan pascabencana. Tapi empati dan tanggung jawab kepada rakyat tidak boleh hilang. Kompensasi itu kewajiban, bukan pilihan,” ujarnya.

Sofyan juga menyoroti posisi strategis Banda Aceh sebagai ibu kota Provinsi Aceh yang semestinya menjadi prioritas utama pemulihan listrik. Selain sebagai pusat pemerintahan, Banda Aceh merupakan simpul ekonomi, layanan publik, dan pusat koordinasi penanganan pascabencana.

“Banda Aceh adalah sentral aktivitas pemulihan Aceh. Jika listrik di ibu kota provinsi saja gelap berhari-hari, bagaimana proses pemulihan bisa berjalan optimal? Ini tidak boleh ditunda, harus diutamakan,” katanya.

Tak hanya listrik, dampak pemadaman juga merembet ke kebutuhan dasar lain yang sangat bergantung pada pasokan listrik, seperti ketersediaan gas elpiji dan layanan PDAM.

“Kebutuhan vital publik—listrik, air bersih, hingga gas elpiji—harus segera normal. Ini menyangkut kenyamanan, kesehatan, dan keselamatan warga,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Sofyan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, sembari meminta PLN meningkatkan komunikasi terbuka terkait progres perbaikan jaringan agar tidak memicu keresahan publik.

“Kami menghargai kerja keras PLN, tetapi transparansi dan percepatan adalah kunci. PLN harus hadir sebagai mitra masyarakat yang memberi solusi, bukan justru menambah beban di tengah situasi darurat,” pungkas Sofyan Helmi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia
Empat Mahasiswa Unsulbar Dituntut 8 Bulan Pidana Pengawasan Kasus Pengrusakan Gedung DPRD Majene

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB