BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

- Editorial Team

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemantauan Hilal Ramadan 1447 (Sumber: Detik.com)

Pemantauan Hilal Ramadan 1447 (Sumber: Detik.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis data hisab mengenai posisi hilal saat matahari terbenam pada 19 Maret 2026 sebagai panduan penentuan Idul Fitri 1447 H. Data komprehensif ini mencakup waktu konjungsi, peta ketinggian hilal, elongasi, hingga objek astronomis lain yang mungkin memengaruhi hasil observasi di seluruh kota di Indonesia. Informasi tersebut berfungsi sebagai acuan teknis bagi pihak-pihak yang akan melaksanakan rukyat atau pengamatan hilal di lapangan.

Terjadinya Konjungsi Sebelum Matahari Terbenam

BMKG memprediksi peristiwa konjungsi atau ijtimak—titik balik pergantian bulan dalam kalender Hijriah—akan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 08.23 WIB. Karena konjungsi berlangsung sebelum matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia, para pengamat dapat mulai melakukan observasi hilal sesaat setelah waktu Magrib pada hari tersebut. Rentang waktu matahari terbenam sendiri bermula paling awal di Waris, Papua, pada pukul 17.48 WIT dan berakhir paling akhir di Banda Aceh pada pukul 18.49 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analisis Ketinggian Hilal dan Elongasi

Laporan BMKG merinci bahwa ketinggian hilal di Indonesia pada sore hari tersebut hanya berkisar antara 0,91 derajat di Merauke hingga 3,13 derajat di Sabang. Sementara itu, sudut elongasi geosentris berada pada rentang 4,54 derajat di Waris hingga 6,1 derajat di Banda Aceh. Secara astronomis, posisi ini menjadi indikator penting bagi kelompok yang menggunakan metode hisab maupun rukyat untuk menentukan kapan tepatnya bulan Syawal dimulai.

Potensi Istikmal dan Penetapan Idul Fitri

Berdasarkan data teknis tersebut, posisi hilal dan elongasi pada 19 Maret 2026 belum memenuhi kriteria minimum yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Standar MABIMS mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat agar hilal dianggap terlihat (imkanur rukyat). Oleh karena itu, BMKG memperkirakan umat Muslim akan menggenapkan masa Ramadan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga Idul Fitri berpotensi besar jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia
Empat Mahasiswa Unsulbar Dituntut 8 Bulan Pidana Pengawasan Kasus Pengrusakan Gedung DPRD Majene

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB