Aceh Tamiang Dilanda Banjir Bandang, Masjid dan Pesantren Tertimbun Ribuan Batang Kayu

- Editorial Team

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan di Aceh Tamiang

Pemandangan di Aceh Tamiang

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA -Karang Baru, Aceh Tamiang — Rekaman udara memperlihatkan pemandangan memilukan di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (6/12/2025). Sebuah masjid dan sebuah pesantren tampak dipenuhi ribuan batang kayu yang menumpuk tak beraturan setelah banjir bandang mematikan menerjang kawasan tersebut.

Gumpalan material kayu—mulai dari potongan gelondongan besar hingga serpihan panjang—menutupi hampir seluruh halaman dan akses bangunan. Tumpukan itu menunjukkan dahsyatnya arus air yang membawa material dari hulu ke area pemukiman dalam waktu singkat.

Fenomena ini segera memunculkan keprihatinan publik. Di berbagai platform media sosial, warga menyebut peristiwa ini sebagai “Penampakan baru muncul! Aceh dikepung ribuan potongan kayu usai banjir,” menggambarkan betapa masif dan tak lazimnya material yang terbawa banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga siang ini, tim BPBD Aceh Tamiang, TNI–Polri, serta relawan masih melakukan upaya pembersihan dan pencarian kemungkinan korban terdampak. Akses menuju beberapa lokasi terpantau sulit karena tumpukan kayu menghalangi jalan dan menutup saluran air.

Pemerintah daerah menyatakan kondisi darurat dan tengah memetakan kebutuhan mendesak, termasuk evakuasi warga, penyediaan tempat pengungsian, serta penanganan akses ibadah dan pendidikan yang lumpuh akibat material kayu yang memenuhi area masjid dan pesantren tersebut.

Tim gabungan menegaskan bahwa proses pembersihan diperkirakan memakan waktu panjang mengingat volume material kayu yang sangat besar serta risiko longsoran susulan di hulu sungai.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan
Menjaga Kelas Menengah, Menjaga Mesin Ekonomi Indonesia
Empat Mahasiswa Unsulbar Dituntut 8 Bulan Pidana Pengawasan Kasus Pengrusakan Gedung DPRD Majene

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB