Soroti Pendidikan dan Banjir, Pansus 15 DPRD Kota Bandung Desak Pemkot Lebih Kreatif Gali PAD Tanpa Bebani Rakyat

- Editorial Team

Senin, 11 Mei 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Pansus 15 DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama,

Anggota Pansus 15 DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama,

MATAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Panitia Khusus (Pansus) 15 DPRD Kota Bandung menegaskan bahwa pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung Tahun Anggaran 2025 tidak boleh sekadar menjadi urusan administratif. Evaluasi tersebut harus menjadi pijakan strategis dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 yang lebih berdampak nyata bagi masyarakat.

Anggota Pansus 15 DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya diukur dari tingginya serapan anggaran. Menurutnya, inovasi dan manfaat langsung di lapangan jauh lebih penting daripada laporan di atas kertas.

“Pembangunan jangan hanya terlihat baik di atas kertas. Tapi harus terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari warga,” ujar Aan dalam pembahasan LKPJ di Bandung, Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPRD juga menyoroti potensi berkurangnya transfer anggaran dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, Pemkot Bandung didorong untuk lebih kreatif menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor parkir, pariwisata, hingga kuliner. Namun, Aan memberi catatan agar peningkatan pendapatan tidak membebani ekonomi masyarakat kecil.

“Inovasi pendapatan daerah penting, tetapi jangan sampai justru memberatkan warga,” katanya. Selain itu, ia mendesak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk lebih adaptif. “BUMD harus bisa melihat potensi dan menentukan langkah strategis agar kontribusinya terhadap daerah lebih besar,” tuturnya.

Di sektor pelayanan dasar, Aan menyoroti ketimpangan akses pendidikan. Ia mendorong percepatan pembangunan ruang kelas baru di wilayah yang masih minim fasilitas. “Masih ada anak yang belum mendapatkan akses pendidikan optimal. Ini harus menjadi prioritas,” ucapnya.

Sementara di bidang kesehatan, DPRD meminta puskesmas lebih mengedepankan layanan preventif agar biaya kesehatan daerah tidak membengkak. Digitalisasi rekam medis antara puskesmas dan rumah sakit serta validasi data BPJS juga menjadi poin evaluasi penting.

Terkait infrastruktur, Aan mendorong penerapan konsep Sponge City sebagai solusi penanganan banjir yang berbasis data dan berkelanjutan. Penataan kabel udara dan optimalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga diharapkan masuk dalam skala prioritas pembangunan masa depan.

Aan memastikan seluruh hasil pembahasan ini akan dirumuskan menjadi rekomendasi tajam bagi Pemkot Bandung. “Jangan sampai rekomendasi yang sudah disusun serius hanya menjadi dokumen administratif. Hasil evaluasi ini harus menjadi dasar perbaikan pembangunan Kota Bandung ke depan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah, Gusni Army Pasaribu: Manajemen Talenta ASN membuat Kompetensi menjadikan kita mampu, tetapi adab dan integritas menjadikan kita dipercaya.
Pemkab dan DPRD Majene Rampungkan Evaluasi Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD dan Pemkab Majene Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dilanjutkan Pembahasan 4 Ranperda Baru
Langkah Awal Rintis Politeknik Negeri Sulbar: Jasman Tegaskan Komitmen DPRD Majene Sambut Kerja Sama PNUP
Komisi III DPRD Majene Kawal MoU Pemkab-PNUP, Dorong Akses Pendidikan Vokasi Berkualitas
Banggar DPRD Majene Gelar Rapat Lanjutan Pertanggungjawaban APBD 2025
Realisasi Pendapatan Daerah 2025 Capai 97 Persen, Banggar DPRD Majene Beri Catatan Evaluasi dan ‘Warning’ OPD
Banggar DPRD Soroti target pendapatan, OPD Dapat Warning

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB