MATAINDONESIA.CO.ID, MAJENE – Pemerintah Kabupaten Majene bersama DPRD Kabupaten Majene menggelar Rapat Paripurna di Gedung DPRD Majene pada Senin (27/7/2026). Pertemuan ini menjadi agenda krusial untuk memaparkan hasil pembahasan serta evaluasi atas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Rapat paripurna tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. A. Ritamariani, M.Pd., Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga jajaran camat se-Kabupaten Majene. Agenda ini merupakan puncak dari rangkaian pembahasan maraton yang sebelumnya telah digodok intensif oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sejak 13 hingga 22 Juli 2026.
Berdasarkan laporan akhir Banggar, realisasi Pendapatan Daerah Kabupaten Majene TA 2025 berhasil menembus angka lebih dari Rp881 miliar. Capaian ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp101 miliar lebih serta alokasi Pendapatan Transfer mencapai Rp779 miliar lebih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Belanja Daerah terealisasi di angka Rp863 miliar lebih, yang terbagi untuk Belanja Operasi (Rp720 miliar lebih), Belanja Modal (Rp37 miliar lebih), Belanja Tidak Terduga (Rp2 miliar lebih), serta Belanja Transfer (Rp102 miliar lebih). Mesti terdapat defisit anggaran sebesar Rp17 miliar lebih, angka tersebut berhasil ditutupi melalui Pembiayaan Netto sebesar Rp4 miliar lebih, sehingga menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun berjalan sebesar Rp21 miliar lebih.
Rangkaian evaluasi laporan keuangan ini ditutup resmi dengan penandatanganan dokumen laporan hasil pembahasan oleh Ketua Banggar DPRD Majene, M. Idwar, bersama Sekretaris Banggar, Mattalunru. Penandatanganan tersebut mempertegas komitmen Pemkab dan DPRD Majene dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.












