Komisi II DPRD Majene Gelar RDP Bahas Realisasi Pendapatan dan Belanja Tahun Anggaran 2026

- Editorial Team

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATAINDONESIA.CO.ID, MAJENE – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi mitra kerjanya. Rapat tersebut membahas perkembangan realisasi pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan berlangsung di ruang rapat DPRD Kabupaten Majene pada Rabu, 20 Mei 2026. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, serta dihadiri anggota Komisi II, di antaranya Harmiah dan anggota lainnya.

RDP tersebut menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan sektor perekonomian, pendapatan daerah, perdagangan, pelayanan perizinan, dan pengelolaan aset daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisi II memandang evaluasi realisasi anggaran perlu dilakukan secara berkala untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai dengan target dan rencana yang telah ditetapkan.

Dalam rapat tersebut, masing-masing pimpinan OPD diminta menyampaikan perkembangan capaian pendapatan dan tingkat penyerapan belanja selama tahun anggaran berjalan. DPRD juga menekankan pentingnya keterbukaan data dan akuntabilitas dalam pelaksanaan setiap program guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Majene, Napirman, menyampaikan bahwa fungsi pengawasan DPRD tidak hanya dilakukan dengan memeriksa angka-angka yang tercantum dalam laporan keuangan. Pengawasan juga diarahkan untuk memastikan setiap program yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program pemerintah daerah harus dinilai berdasarkan efektivitas penggunaan anggaran serta dampaknya terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah anggota Komisi II turut menyampaikan catatan mengenai capaian pendapatan daerah yang masih perlu ditingkatkan. OPD terkait didorong untuk lebih inovatif dalam mengidentifikasi dan mengembangkan potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), tanpa menambah beban bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Selain mengevaluasi sektor pendapatan, rapat juga membahas pelaksanaan belanja daerah agar tetap sejalan dengan sasaran pembangunan Kabupaten Majene. DPRD meminta setiap perangkat daerah mempercepat pelaksanaan program-program prioritas dengan tetap memperhatikan prinsip efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pembahasan berlangsung dinamis melalui penyampaian berbagai pertanyaan, tanggapan, dan masukan dari anggota Komisi II kepada perwakilan OPD. Sejumlah sektor yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah turut menjadi perhatian khusus dalam proses evaluasi.

Melalui pelaksanaan RDP tersebut, Komisi II DPRD Kabupaten Majene berharap pengelolaan pendapatan dan belanja daerah Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan semakin efektif, tepat sasaran, dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Hasil pembahasan dalam rapat selanjutnya akan dijadikan sebagai salah satu bahan evaluasi DPRD dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan APBD Kabupaten Majene sepanjang Tahun Anggaran 2026.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah, Gusni Army Pasaribu: Manajemen Talenta ASN membuat Kompetensi menjadikan kita mampu, tetapi adab dan integritas menjadikan kita dipercaya.
Pemkab dan DPRD Majene Rampungkan Evaluasi Pertanggungjawaban APBD 2025
DPRD dan Pemkab Majene Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dilanjutkan Pembahasan 4 Ranperda Baru
Langkah Awal Rintis Politeknik Negeri Sulbar: Jasman Tegaskan Komitmen DPRD Majene Sambut Kerja Sama PNUP
Komisi III DPRD Majene Kawal MoU Pemkab-PNUP, Dorong Akses Pendidikan Vokasi Berkualitas
Banggar DPRD Majene Gelar Rapat Lanjutan Pertanggungjawaban APBD 2025
Realisasi Pendapatan Daerah 2025 Capai 97 Persen, Banggar DPRD Majene Beri Catatan Evaluasi dan ‘Warning’ OPD
Banggar DPRD Soroti target pendapatan, OPD Dapat Warning

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB