Reses Perdana di Desa Palipi Soreang: Wakil Ketua DPRD Majene Serap Aspirasi Masyarakat

- Editorial Team

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Abdul Wahab S.H memaparkan progam pemerintah dalam reses di Desa Palipi Soreang (dok.. Istimewa).

H. Abdul Wahab S.H memaparkan progam pemerintah dalam reses di Desa Palipi Soreang (dok.. Istimewa).

MATAINDONESIA.CO.ID, MAJENE – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majene, H. Abdul Wahab, S.H., mengawali rangkaian agenda reses atau temu konstituen tahun 2026 di Desa Palipi Soreang pada Selasa (3/3/2026). Bertempat di Aula Kantor Desa, pertemuan ini menjadi jembatan komunikasi langsung antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh pendidik, penggerak PKK, hingga perwakilan pemuda. Kepala Desa Palipi Soreang, Wardin Wahid S.H., dalam sambutannya menekankan bahwa forum ini adalah momen krusial bagi warga untuk menyuarakan segala persoalan dan harapan demi kemajuan daerah.
Tantangan Fiskal dan Ketimpangan Pembangunan Daerah.

Suasana Reses di Aula Kantor Desa Palipi Soreang

Dalam pemaparannya, H. Abdul Wahab mengungkapkan bahwa Kabupaten Majene tengah menghadapi tantangan ekonomi yang cukup serius. Pada tahun 2026, terjadi pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp106 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini diperparah dengan struktur anggaran daerah yang dinilai belum ideal, di mana belanja pegawai masih mendominasi dibandingkan porsi pembangunan fisik. Akibatnya, gerak pembangunan infrastruktur di Majene menjadi terbatas dan menuntut skala prioritas yang lebih ketat.

Peluang Investasi Kampung Nelayan Rp20 Miliar
Salah satu poin penting yang dibahas adalah rencana besar pembangunan Kampung Nelayan di Desa Palipi Soreang dengan estimasi anggaran mencapai Rp20 miliar. Proyek strategis ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga pesisir. Namun, Abdul Wahab memberikan catatan khusus terkait syarat lahan; proyek ini hanya bisa berjalan jika masyarakat bersedia menyediakan lahan melalui mekanisme hibah. Beliau berharap adanya kerja sama dari pemilik lahan agar peluang anggaran besar tersebut tidak hilang dan benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menakar Desil dan Akurasi Data Bantuan Sosial
Isu pelayanan kesehatan dan bantuan sosial (Bansos) menjadi topik hangat dalam diskusi tersebut. Menanggapi banyaknya keluhan terkait BPJS kesehatan yang tidak aktif, Koordinator Kabupaten bantuan PKH menjelaskan bahwa masalah utama bersumber pada pengelompokan tingkat kesejahteraan atau Desil. Saat ini, hanya masyarakat dalam kategori Desil 1 hingga 4 yang berhak menerima bantuan. Di era digitalisasi, data kementerian telah terintegrasi secara nasional, sehingga kepemilikan lahan di tempat lain hingga jejak digital seperti aktivitas pinjaman online (pinjol) dan belanja online dapat secara otomatis menaikkan status desil seseorang, yang mengakibatkan mereka tidak lagi tergolong sebagai penerima bantuan.

Validasi Lapangan dan Perlindungan Tenaga Kerja
Guna memastikan bantuan sosial tepat sasaran, tim pendamping PKH bersama BPS berencana melakukan verifikasi faktual ke rumah-rumah warga, termasuk menggunakan teknologi drone check. Langkah ini diambil untuk mencocokkan data digital dengan kondisi nyata di lapangan, sehingga warga yang benar-benar membutuhkan tidak terabaikan. Menutup rangkaian reses, H. Abdul Wahab juga mengimbau seluruh warga usia produktif untuk memiliki BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah proteksi dini terhadap risiko kecelakaan kerja. Seluruh aspirasi yang telah ditampung dalam pertemuan ini berkomitmen akan dikawal dan diperjuangkan dalam agenda pembahasan di DPRD Kabupaten Majene.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemeriahan HUT ke-81 RI, P3D Palipi Soreang Gelar Jalan Santai dan Penutupan Gerakan Semarak Kemerdekaan 2026
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
GP Ansor Majene dan Polres Majene Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kerukunan Umat
Langkah Awal Rintis Politeknik Negeri Sulbar: Jasman Tegaskan Komitmen DPRD Majene Sambut Kerja Sama PNUP
Komisi III DPRD Majene Kawal MoU Pemkab-PNUP, Dorong Akses Pendidikan Vokasi Berkualitas
Peringati HARGANAS Ke-33, Pemkab Majene Dorong Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Gerindra Minta Bandung Ubah Cara Kelola Sampah, Dorong Limbah Jadi Energi dan Sumber Ekonomi Baru Masyarakat
PKS Soroti Tiga Raperda Kota Bandung, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan dan Proyek Strategis yang Transparan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB