Gubernur Sulbar Launching Pos Rujukan Stunting di RSUD Mamuju, Tegaskan Stunting Soal Masa Depan Daerah

- Editorial Team

Selasa, 23 Desember 2025 - 03:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka

Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka

MATAINDONESIA.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) secara resmi melaunching operasional Pos Pelayanan Terpadu Rujukan Stunting di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju, Senin (22/12/2025). Peluncuran ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat penanganan stunting secara terpadu, komprehensif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, SDK menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan layanan publik paling vital karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Dari seluruh sektor layanan publik di Provinsi Sulawesi Barat, yang paling dirasakan langsung oleh publik adalah sektor kesehatan,” ujar SDK.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, Pemprov Sulbar telah membangun berbagai sistem untuk menekan angka stunting, mulai dari layanan kesehatan gratis di enam kabupaten, pencapaian Universal Health Coverage (UHC), hingga pembentukan Tim PASTIPADU yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga.

SDK menegaskan, penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem tidak bisa dilakukan secara sektoral atau parsial.

“Penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem bukan hanya tanggung jawab provinsi, bukan hanya kabupaten, bukan hanya Dinas Kesehatan. Ini adalah tanggung jawab seluruh stakeholder,” tegasnya.

Menurut SDK, kehadiran Pos Pelayanan Terpadu Rujukan Stunting di RSUD Mamuju menjadi simpul penting agar penanganan stunting berjalan sesuai standar dan terintegrasi dengan sistem yang telah disiapkan pemerintah provinsi.

Ia juga mengingatkan bahwa stunting bukan sekadar persoalan fisik anak, melainkan menyangkut masa depan sumber daya manusia Sulawesi Barat.

“Persoalan stunting adalah persoalan masa depan. Bukan hanya soal anak tumbuh pendek. Anak yang pendek akan tertinggal dalam banyak kesempatan, termasuk pendidikan kedinasan dan profesi tertentu yang mensyaratkan tinggi badan,” ungkapnya.

Peluncuran pos rujukan stunting ini dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem di Sulawesi Barat. Bantuan tersebut meliputi:

  • Bantuan Sosial Tunai kepada 3.582 KK se-Sulawesi Barat dengan total nilai Rp7,164 miliar. Untuk wilayah Bank BNI Cabang Mamuju—meliputi Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu—disalurkan kepada 1.123 KK senilai Rp2,246 miliar.

  • Bantuan Sosial Kelompok Usaha Bersama (KUBE) kepada 102 kelompok dengan total nilai Rp1,26 miliar.

  • Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Perorangan kepada 33 KK dengan nilai Rp82,5 juta.

Sebagian bantuan tersebut telah menyasar lokus PASTIPADU tahun 2026, yang ditetapkan sebanyak 60 lokus prioritas sebagai sasaran bantuan sosial Pemprov Sulbar.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga, Sekretaris Provinsi Sulbar Junda Maulana, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, serta unsur Forkopimda Provinsi dan Kabupaten.

Dengan peluncuran Pos Pelayanan Terpadu Rujukan Stunting ini, Pemprov Sulbar menegaskan komitmennya menjadikan penanganan stunting sebagai agenda strategis pembangunan manusia, demi memastikan generasi Sulawesi Barat tumbuh sehat, produktif, dan berdaya saing di masa depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemeriahan HUT ke-81 RI, P3D Palipi Soreang Gelar Jalan Santai dan Penutupan Gerakan Semarak Kemerdekaan 2026
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
GP Ansor Majene dan Polres Majene Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kerukunan Umat
Rapat Kerja Komisi III DPRD Majene dengan sejumlah OPD Mitra Kerja
Komisi III DPRD Majene Perkuat Pengawasan, Evaluasi Serapan Anggaran dan Kualitas Layanan Publik
Resmi Dilantik, Pengurus P3D Palipi Soreang Siap Bawa Inovasi untuk Desa
DPRD Majene Bahas Matang Ranperda KTR dan Rumah Kost Demi Kepastian Hukum Masyarakat
Bapemperda DPRD Majene Mendorong Percepatan Ranperda KTR dan Rumah Kost ke Kemenkum Sulbar

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB