Hujan Deras Picu Longsor di Mamasa, Puluhan Warga Terancam Kehilangan Rumah

- Editorial Team

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ancaman Longsor Mamasa

Ancaman Longsor Mamasa

MATAINDONESIA.CO.ID, MAMASA – Ancaman bencana kembali menghantui warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sejumlah rumah milik warga di Dusun Salukatambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntumalangka, kini berada di ambang bahaya akibat tanah longsor yang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mamasa, Gusti Harmiawan, mengungkapkan bahwa sekitar 10 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di sekitar lokasi longsor berada dalam kondisi rawan karena struktur tanah di bawah rumah mereka terus bergerak.

“Beberapa rumah yang dihuni 10 KK di sekitar lokasi kejadian terancam ambruk,” ujar Gusti dalam keterangan resminya, Minggu (14/12).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa longsor terjadi pada Jumat (12/12) sekitar pukul 16.00 Wita, dipicu hujan dengan intensitas relatif tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Mamasa. Kondisi tanah yang labil tidak mampu menahan debit air, hingga akhirnya longsor dan menimpa area permukiman warga.

Material longsor yang bergerak dari lereng menggerus tanah penyangga rumah-rumah warga, membuat sebagian bangunan berada dalam kondisi kritis dan berpotensi roboh sewaktu-waktu.

“Material longsor menyebabkan pergeseran tanah sehingga rumah warga terancam roboh,” jelas Gusti.

Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Kabupaten Mamasa telah melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Provinsi Sulawesi Barat, TNI, Polri, instansi terkait, serta aparat kecamatan dan desa setempat. Langkah ini dilakukan untuk penanganan darurat, pemantauan lanjutan, dan antisipasi potensi bencana susulan, termasuk kemungkinan banjir.

Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Namun demikian, kondisi di lapangan masih dinilai rawan.

“Saat ini rumah warga di sekitar lokasi longsor masih terancam roboh karena sebagian meteran tanah terbawa longsor. Diperlukan kewaspadaan tinggi dan pemantauan secara intensif,” tambahnya.

BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemeriahan HUT ke-81 RI, P3D Palipi Soreang Gelar Jalan Santai dan Penutupan Gerakan Semarak Kemerdekaan 2026
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Heboh Dugaan Ketidaksesuaian Awak Kapal di Selat Makassar, Mahasiswa Sulbar Desak Pemeriksaan Menyeluruh
GP Ansor Majene dan Polres Majene Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Kerukunan Umat
Tangis Anak di Hadapan Jenazah Ayahnya, Palpasi Indonesia: Hentikan Kekerasan dan Benahi Penegakan Hukum
DPRD Majene Dorong Kejelasan Jadwal dan Anggaran Lomba Sandeq 2026
Dorong Penurunan Stunting, Pemkab Majene Salurkan Bantuan Stimulan Bagi Keluarga Rawan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB