Jokowi Pertimbangkan Maju sebagai Ketua Umum PSI, Masih dalam Tahap Kalkulasi

- Editorial Team

Kamis, 15 Mei 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Joko Widodo

Joko Widodo

Solo – MataIndonesia.  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa dirinya tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk maju sebagai calon Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Kongres PSI yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2025.

Saat ditanya oleh awak media mengenai peluangnya memimpin partai yang kini dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep, Jokowi mengaku bahwa dirinya masih dalam tahap perhitungan dan belum membuat keputusan final.

“Iya, masih dalam kalkulasi. Jangan sampai kalau saya mendaftar nanti justru kalah,” ujar Jokowi, Rabu (14/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun belum secara resmi mendaftar sebagai calon ketua umum, Jokowi menyatakan bahwa waktu pendaftaran masih cukup panjang, sehingga ia masih memiliki ruang untuk mempertimbangkan langkah politiknya dengan matang.

“Belum (mendaftar), kan waktunya masih panjang. Seingat saya masih sampai Juni atau Juli,” jelasnya.

Menanggapi kemungkinan bersaing dengan kandidat lain, termasuk putranya sendiri, Jokowi menyebut bahwa keikutsertaannya justru bisa menjadi penentu dalam peta pencalonan.

“Kalau saya mendaftar, mungkin yang lain tidak jadi mendaftar, mungkin saja,” ujar Jokowi sambil tersenyum.

Lebih lanjut, Jokowi juga menanggapi rencana PSI yang akan menggunakan sistem e-voting dengan mekanisme one man one vote untuk memilih ketua umum. Menurutnya, sistem tersebut memberikan tantangan tersendiri dalam proses pemilihan, namun tetap dinilai sebagai langkah positif dalam demokratisasi internal partai.

“Ya belum tahu hasilnya bagaimana, karena sistemnya memakai e-voting, one man one vote, di mana seluruh anggota memiliki hak suara. Tantangannya ada di situ,” katanya.

Jokowi memuji langkah PSI yang ingin melibatkan seluruh anggota dalam proses pemilihan kepemimpinan partai. Ia menilai pendekatan tersebut mencerminkan komitmen PSI terhadap transparansi dan partisipasi aktif kader.

“Saya kira ini langkah yang bagus. Di era digital seperti sekarang, e-voting bisa menjadi cara yang efektif untuk memastikan bahwa seluruh anggota memiliki rasa kepemilikan terhadap partai. Itu hal yang sangat positif,” pungkasnya.

Dengan pernyataan ini, spekulasi mengenai langkah politik Jokowi pasca-pensiun dari jabatan Presiden RI kembali mencuat, sekaligus menambah dinamika menarik menjelang Kongres PSI 2025.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Komisi III DPRD Majene Kawal MoU Pemkab-PNUP, Dorong Akses Pendidikan Vokasi Berkualitas
Peringati HARGANAS Ke-33, Pemkab Majene Dorong Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Gerindra Minta Bandung Ubah Cara Kelola Sampah, Dorong Limbah Jadi Energi dan Sumber Ekonomi Baru Masyarakat
PKS Soroti Tiga Raperda Kota Bandung, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan dan Proyek Strategis yang Transparan
Pererat Silaturahmi, Sekwan DPRD Majene Sambut Kunker Legislator Barru
Tingkatkan Pelayanan Pertanahan, Komisi I DPRD Majene Pelajari Inovasi Layanan di Kantah Sidrap
Komisi I DPRD Majene Boyong Rombongan Kunjugan kerja ke Kantor Pertanahan Sidrap
DPRD Majene Sambut Rombongan Prodi Ilmu Politik Unsulbar dalam Program Praktisi Mengajar

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB