MATAINDONESIA.CO.ID, Jakarta – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, melontarkan pujian hangat kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, setelah menghadiri rapat koordinasi di Surabaya. Hasto menilai Khofifah sebagai sosok pemimpin yang cerdas, baik, dan memiliki integritas tinggi. Ia mengakui bahwa besarnya dukungan rakyat menjadi kunci keberhasilan Khofifah memimpin Jawa Timur, meskipun pada Pilgub 2018 lalu PDI Perjuangan sempat berada di posisi lawan yang mengusung pasangan berbeda.
Representasi NU dan Kedekatan Sejarah dengan PDIP
Hasto menegaskan bahwa Khofifah merupakan tokoh penting yang merepresentasikan kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, PDI Perjuangan memiliki akar sejarah dan hubungan kerja sama yang sangat baik dengan NU, bahkan sejak era Bung Karno. Kedekatan historis dan emosional inilah yang membuat PDI Perjuangan merasa memiliki kesamaan visi dengan tokoh-tokoh dari organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Teka-teki Pendamping Ganjar Pranowo
Meski memberikan pujian setinggi langit, Hasto masih menutup rapat informasi mengenai kemungkinan Khofifah mendampingi Ganjar Pranowo dalam Pilpres mendatang. Ia menyerahkan seluruh keputusan strategis mengenai nama calon wakil presiden kepada kewenangan penuh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Hasto hanya memberikan gambaran umum bahwa pendamping Ganjar harus memiliki moralitas kepemimpinan yang kuat, rekam jejak yang bersih, berprestasi, serta tidak memiliki jarak dengan rakyat.
Persyaratan dan Tahapan Pendaftaran Pilpres
Sesuai regulasi KPU RI dan Undang-Undang Pemilu, setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden harus memenuhi ambang batas pencalonan (presidential threshold). Partai politik atau gabungan partai perlu mengantongi minimal 20 persen kursi di DPR RI atau meraih 25 persen suara sah nasional pada pemilu sebelumnya. Dengan total 575 kursi parlemen saat ini, setiap pasangan calon membutuhkan dukungan minimal 115 kursi agar dapat mendaftarkan diri secara resmi pada periode yang telah terjadwal.












