Indonesia Masuk “Dewan Perdamaian” Trump: Diplomasi Aktif atau Taruhan Politik Global?

- Editorial Team

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu Sugiono

Menlu Sugiono

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Indonesia resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian internasional yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, sebuah langkah diplomatik yang langsung menyedot perhatian geopolitik dunia. Keputusan ini menempatkan Indonesia dalam barisan negara-negara kunci Timur Tengah dan Asia Selatan yang akan terlibat langsung dalam misi perdamaian global, termasuk konflik Gaza yang berkepanjangan.

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan bahwa Indonesia bersama Turkiye, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menyambut baik undangan Trump untuk menjadi bagian dari Dewan Perdamaian tersebut.

“Para Menteri Luar Negeri menyambut baik undangan yang disampaikan kepada para pemimpin mereka oleh Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian,” tulis Kemenlu RI melalui akun resmi X, Kamis (22/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini menandai babak baru peran Indonesia di panggung diplomasi global, dari sekadar penyeru perdamaian menjadi aktor langsung dalam arsitektur penyelesaian konflik internasional.

Dari Gaza ke Konflik Global

Meski awalnya dirancang untuk mengawasi rekonstruksi dan stabilisasi Gaza, piagam Dewan Perdamaian menunjukkan ambisi yang jauh lebih luas. Organisasi ini diproyeksikan menangani berbagai wilayah konflik dunia, menjadikannya instrumen geopolitik baru yang dipimpin langsung oleh Amerika Serikat.

Negara-negara anggota, termasuk Indonesia, akan menandatangani dokumen resmi keanggotaan sesuai prosedur hukum masing-masing. Para menteri luar negeri juga menegaskan dukungan penuh terhadap misi Dewan Perdamaian sebagai pemerintahan transisi, sebagaimana tercantum dalam Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza.

Rencana tersebut didukung oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2803, yang bertujuan:

  • Mengonsolidasikan gencatan senjata permanen

  • Mendukung rekonstruksi Gaza

  • Mendorong perdamaian adil dan berkelanjutan

  • Menegaskan hak rakyat Palestina atas penentuan nasib sendiri dan pembentukan negara sesuai hukum internasional

Trump di Kursi Komando

Dewan Perdamaian ini akan dipimpin langsung oleh Donald Trump sebagai ketua dewan eksekutif. Susunan elit kepemimpinan organisasi ini memperlihatkan dominasi figur-figur strategis Barat, antara lain:

  • Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio

  • Utusan Khusus Trump Steve Witkoff

  • Menantu Trump Jared Kushner

  • Mantan PM Inggris Tony Blair

  • Presiden Bank Dunia Ajay Banga

  • Deputi Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel

Komposisi ini menimbulkan pertanyaan serius di kalangan pengamat internasional:
apakah Dewan Perdamaian ini benar-benar forum multilateral, atau alat baru diplomasi kekuasaan Amerika Serikat?

Indonesia di Persimpangan Strategis

Bagi Indonesia, keikutsertaan ini bisa dibaca sebagai penguatan politik luar negeri bebas aktif, sekaligus upaya mengamankan posisi sebagai jembatan antara dunia Islam, Global South, dan Barat.

Namun di sisi lain, keterlibatan langsung dalam forum yang dipimpin Trump juga mengandung risiko politis. Indonesia kini berada di garis depan dinamika konflik global yang sarat kepentingan besar—mulai dari Palestina, Timur Tengah, hingga stabilitas kawasan lain.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Komisi III DPRD Majene Kawal MoU Pemkab-PNUP, Dorong Akses Pendidikan Vokasi Berkualitas
Peringati HARGANAS Ke-33, Pemkab Majene Dorong Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
Gerindra Minta Bandung Ubah Cara Kelola Sampah, Dorong Limbah Jadi Energi dan Sumber Ekonomi Baru Masyarakat
PKS Soroti Tiga Raperda Kota Bandung, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan dan Proyek Strategis yang Transparan
Pererat Silaturahmi, Sekwan DPRD Majene Sambut Kunker Legislator Barru
Tingkatkan Pelayanan Pertanahan, Komisi I DPRD Majene Pelajari Inovasi Layanan di Kantah Sidrap
Komisi I DPRD Majene Boyong Rombongan Kunjugan kerja ke Kantor Pertanahan Sidrap
DPRD Majene Sambut Rombongan Prodi Ilmu Politik Unsulbar dalam Program Praktisi Mengajar

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB