MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Polri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi negara yang serius menempatkan transparansi sebagai fondasi kepercayaan publik. Dalam penilaian keterbukaan informasi publik tingkat nasional, Polri meraih nilai nyaris sempurna 98,90 dengan predikat Informatif, kategori tertinggi yang diberikan oleh Komisi Informasi Pusat.
Ketua Komisi Informasi Pusat, Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro, M.M., M.P.A., menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi Polri dalam membuka akses informasi kepada publik secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Nilai tinggi ini bukan sekadar angka administratif, melainkan indikator kualitas tata kelola institusi yang semakin modern dan akuntabel.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa Polri tidak lagi memandang keterbukaan informasi sebagai kewajiban formal semata, tetapi sebagai strategi institusional untuk memperkuat legitimasi dan kepercayaan masyarakat. Di tengah tuntutan publik akan pelayanan yang cepat, jujur, dan transparan, Polri menunjukkan bahwa reformasi birokrasi bukan slogan, melainkan kerja nyata.
Peningkatan tata kelola informasi ini juga menandai pergeseran penting dalam kultur organisasi Polri—dari pendekatan tertutup menuju model pelayanan publik yang partisipatif dan responsif. Keterbukaan informasi menjadi jembatan antara institusi dan masyarakat, sekaligus instrumen kontrol publik yang sehat.
Ke depan, Polri menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan standar keterbukaan informasi sebagai bagian dari reformasi berkelanjutan. Prinsip transparansi dan akuntabilitas akan terus diperkuat di seluruh lini pelayanan, sejalan dengan semangat #PolriInformatif—sebuah pesan bahwa kepercayaan publik dibangun melalui keterbukaan, bukan sekadar penegakan kewenangan.












