Pemerintah Siapkan Rp 55 Triliun untuk THR ASN, TNI, dan Polri pada 2026

- Editorial Team

Sabtu, 14 Februari 2026 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan)

Purbaya Yudhi Sadewa (Menteri Keuangan)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp 55 triliun untuk tahun 2026. Anggaran tersebut dialokasikan bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Besaran anggaran itu diungkapkan dalam paparan Menteri Keuangan pada forum Indonesia Economic Outlook yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Dalam materi presentasinya, tercantum alokasi “THR ASN/TNI/Polri Rp 55 triliun”. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 10,22 persen dibandingkan anggaran THR tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp 49 triliun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Purbaya menjelaskan, alokasi THR tersebut merupakan bagian dari strategi optimalisasi belanja negara guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2026. Belanja pemerintah, khususnya pada periode menjelang dan selama Ramadan, dinilai memiliki efek pengganda (multiplier effect) terhadap konsumsi rumah tangga dan aktivitas ekonomi.

Terkait jadwal pencairan, ia berharap penyaluran THR dapat dilakukan pada awal Ramadan 2026.

“Saya nggak tahu tanggal pastinya, yang jelas di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” ujarnya.

Dengan peningkatan alokasi ini, pemerintah berharap daya beli aparatur negara tetap terjaga sekaligus mendorong perputaran ekonomi domestik pada awal tahun.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB