MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Isu perselingkuhan hingga perceraian yang menyeret nama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo akhirnya terjawab. Setelah berhari-hari menjadi sorotan publik, Dito angkat bicara dan membeberkan fakta sebenarnya terkait rumah tangganya.
Dito menegaskan bahwa dirinya telah resmi berpisah dengan sang istri, Niena Kirana Riskyana Fuad, sejak beberapa bulan lalu. Proses perceraian bahkan sudah berjalan jauh sebelum isu dugaan perselingkuhan dengan artis Davina Karamoy mencuat ke ruang publik.
“Saya sudah berpisah sejak 31 Mei 2025 dan proses gugatan di pengadilan sudah berjalan resmi sejak 12 Juni 2025. Sidang perdana digelar pada 9 Juli 2025,” ungkap Dito, dikutip dari Tribun Palu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengakuan ini sekaligus membantah anggapan publik yang menyebut retaknya rumah tangga Dito dipicu orang ketiga. Selama ini, keretakan hubungan Dito dan Niena memang nyaris tak terendus publik.
Menanggapi isu yang mengaitkan namanya dengan Davina Karamoy, Dito menyampaikan bantahan tegas. Ia menegaskan baru mengenal Davina pada akhir Juli 2025, jauh setelah proses perceraian bergulir.
“Saya baru pertama kali mengenal DK pada akhir Juli. Hari ini saya pastikan bukan DK penyebab saya berpisah. Semua proses perceraian sudah berjalan jauh sebelum saya mengenal DK,” tegas Dito, dikutip dari unggahan Insertlive, Senin (15/12/2025).
Sementara itu, Davina Karamoy lebih dulu merespons tudingan yang menyudutkan dirinya. Artis tersebut mengaku terkejut dengan rumor yang beredar dan bingung harus mengklarifikasi bagian mana dari gosip tersebut.
“Apa yang perlu diklarifikasi aku pun bingung,” ujar Davina menanggapi komentar warganet.
Davina mengakui telah berada pada tahap mencoba ikhlas menghadapi berbagai fitnah yang dialamatkan kepadanya, meski tak menampik bahwa isu tersebut kerap melampaui batas.
“Kadang fitnahnya suka di luar nurul, jadi dibawa becanda aja,” ucapnya.
Namun demikian, Davina menegaskan tidak akan tinggal diam jika tudingan terus berkembang. Ia membuka peluang membawa persoalan ini ke jalur hukum.
“Kalau isunya semakin kelewatan, sepertinya harus dibawa ke jalur hukum,” kata Davina.
Dengan klarifikasi ini, Dito Ariotedjo berharap polemik yang berkembang tidak lagi menyesatkan publik dan menyeret pihak-pihak yang tidak berkaitan langsung dengan keputusan pribadinya.












