Bagaimana Sains Memprediksi Awal Ramadan 1447 H / 2026 M?

- Editorial Team

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUKYATUL HILAL

RUKYATUL HILAL

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Penentuan awal Ramadan di Indonesia pada dasarnya adalah persoalan astronomi (hisab) dan observasi (rukyat). Sains berperan memberi data objektif tentang posisi Bulan dan Matahari, sementara keputusan keagamaan bergantung pada kriteria yang dipakai.

Berikut penjelasan ringkas dan sistematis berdasarkan data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

1️⃣ Titik Kunci Astronomi: Konjungsi

Peristiwa paling penting adalah konjungsi (ijtimak) — saat Bulan dan Matahari memiliki bujur ekliptika yang sama.

🔭 Data BMKG:

  • Konjungsi: 17 Februari 2026, pukul 19.01 WIB

  • Ini terjadi setelah matahari terbenam di Indonesia

Artinya saat magrib 17 Februari:

  • Hilal masih di bawah ufuk (negatif)

  • Ketinggian: sekitar -2,41° sampai -0,93°

  • Umur bulan: masih negatif (hilal belum “lahir”)

Secara astronomi murni, hilal mustahil terlihat di Indonesia pada tanggal itu.

2️⃣ Sumber Perbedaan: Kriteria, Bukan Datanya

Menurut Thomas Djamaluddin, perbedaan tahun ini bukan karena datanya samar, tetapi karena kriteria yang berbeda.

✅ Kriteria Hilal Lokal (MABIMS)

Dipakai pemerintah melalui Kementerian Agama dan mayoritas ormas.

Syarat:

  • Tinggi hilal ≥ 3°

  • Elongasi ≥ 6,4°

  • Terpenuhi di wilayah Indonesia

➡️ Karena 17 Feb belum memenuhi, Syakban diistikmalkan 30 hari
➡️ 1 Ramadan diprediksi: 19 Februari 2026

✅ Kriteria Hilal Global

Dipakai Muhammadiyah.

Prinsip:

  • Jika hilal sudah mungkin terlihat di mana pun di dunia

  • Konjungsi terjadi sebelum fajar di Selandia Baru

➡️ Pada 17 Feb, visibilitas sudah mungkin di Alaska
➡️ 1 Ramadan berpotensi: 18 Februari 2026

3️⃣ Rukyat 18 Februari: Hampir Pasti Terlihat

Pada 18 Februari petang:

  • Tinggi hilal: 7,6° – 10°

  • Elongasi: 10,7° – 12,2°

  • Umur bulan: 20–23 jam

📌 Secara sains:

Hilal sangat mudah terlihat jika cuaca cerah.

4️⃣ Peran Sidang Isbat

Pemerintah tetap menggelar sidang isbat (17 Februari 2026) untuk:

  • Mengonfirmasi data hisab

  • Memadukan dengan laporan rukyat

  • Menetapkan keputusan resmi negara

🎯 Kesimpulan Sains

✔️ Tidak ada data astronomi yang salah
✔️ Perbedaan muncul dari metodologi
✔️ Sains hanya menyediakan data objektif

Dengan memahami ini, masyarakat bisa melihat bahwa perbedaan awal Ramadan adalah konsekuensi ilmiah dari perbedaan kriteria, bukan konflik antara sains dan agama.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak Mentah
Prabowo resmikan 1.179 dapur MBG Polri, diklaim akan mampu serap puluhan ribu tenaga kerja
Pemerintah Siapkan Rp 55 Triliun untuk THR ASN, TNI, dan Polri pada 2026
Desak RUU Perampasan Aset, Wapres Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan
Roy Suryo Soroti Perbedaan Salinan Ijazah Jokowi 2014-2019, Pertanyakan Proses Legalisasi
Kasat Narkoba Polres Bima Kota Jadi Tersangka Sabu, Dipecat Tidak Hormat; Polda NTB Bongkar Jaringan
Prabowo–Apindo Bertemu di Hambalang, Dorong Kolaborasi “Indonesia Incorporated” dan Perluasan Industri Padat Karya
Ketum PALPASI: Karya Tulis Peserta Short Course Lingkungan dan HAM Jadi Bukti Sejarah Generasi Muda Peduli Krisis

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:52 WIB

KKMSB Resmi Go Internasional: Cabang Istimewa Mekkah & Turki Dilantik

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:14 WIB

DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama HIPERMAKES, Soroti KLB dan Standar Higiene Dapur MBG

Senin, 9 Februari 2026 - 23:15 WIB

Pemkot Jakut, TNI–Polri Bergerak Cepat Tangani Sampah di Kolong Tol Papanggo

Minggu, 8 Februari 2026 - 18:26 WIB

Masih Ada Polisi Baik: Kisah AKBP Arif Menyamar Jadi Rakyat Biasa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:43 WIB

Prabowo Siapkan Lahan Strategis di Bundaran HI untuk Gedung Lembaga Umat Islam

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:49 WIB

Gempa Magnitudo 6,4 Pacitan Getarkan Yogyakarta, Warga Bunyikan Tanda Bahaya

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:43 WIB

Penemuan Potongan Uang Kertas Sebanyak 21 Karung di TPS Bekasi

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:45 WIB

Tewasnya Anak SD di NTT Dinilai Potret Kemiskinan dan Problem Pendidikan

Berita Terbaru

Prosesi Pelantikan Pengurus Cabang Istimewa Luar Negeri KKMSB Mekkah dan Turki

Internasional

KKMSB Resmi Go Internasional: Cabang Istimewa Mekkah & Turki Dilantik

Sabtu, 14 Feb 2026 - 21:52 WIB

RUKYATUL HILAL

Agama

Bagaimana Sains Memprediksi Awal Ramadan 1447 H / 2026 M?

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:48 WIB