Stasiun KRL JIS Ditargetkan Rampung April 2026, Pramono: Mobilisasi Warga Tak Boleh Lagi Macet

- Editorial Team

Senin, 26 Januari 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun KRL JIS

Stasiun KRL JIS

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) terus berjalan dan ditargetkan rampung pada April 2026. Kehadiran stasiun ini diproyeksikan menjadi solusi utama persoalan akses dan kemacetan yang selama ini kerap terjadi setiap ada kegiatan berskala besar di JIS.

“Seperti kita ketahui bersama, sekarang ini juga sedang dilakukan pembangunan untuk KRL yang direncanakan akan selesai pada bulan April,” ujar Pramono, Minggu (25/1/2026).

Beroperasinya Stasiun KRL JIS diyakini akan memperkuat konektivitas kawasan Jakarta Utara, sekaligus mendukung rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta yang rencananya digelar di kawasan JIS dan Ancol pada Juni mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehingga pada bulan Juni, ketika ulang tahun Jakarta, kalau kemudian kegiatannya diadakan di JIS atau di Ancol, akan sangat gampang masyarakat dari mana pun untuk bisa hadir sampai ke JIS maupun ke Ancol,” kata Pramono.

Belajar dari Kekacauan Konser Besar

Pembangunan stasiun ini, menurut Pramono, berangkat dari evaluasi serius terhadap berbagai perhelatan besar yang sebelumnya digelar di JIS. Ia menyinggung pengalaman buruk soal kemacetan dan sulitnya keluar-masuk stadion usai konser internasional.

“Pengalaman kita ketika berbagai konser yang ada di JIS—Bruno Mars, Adam Levine, kemudian Dewa. Kebetulan waktu Dewa saya nonton langsung dengan Presiden Jokowi. Nunggu hampir dua jam baru bisa keluar dari JIS. Ini nggak boleh terjadi lagi,” ungkapnya.

Pramono menegaskan, konektivitas transportasi massal merupakan syarat mutlak agar JIS benar-benar berfungsi sebagai pusat kegiatan olahraga, hiburan, dan event internasional, bukan justru menjadi sumber masalah lalu lintas baru.

Stasiun Tepat di Samping Stadion

Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter, Broer Rizal, menjelaskan Stasiun KRL JIS akan dibangun persis di samping stadion, hanya berjarak beberapa langkah kaki dari area utama JIS. Stasiun ini berada di lintasan pendek antara Stasiun Tanjung Priok–Jakarta Kota, tepat di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok.

“Lokasinya pas di samping stadion JIS. Itu sebagai titik stasiun JIS, yang berada di antara Stasiun Ancol dan Tanjung Priok,” ujar Rizal.

Pembangunan stasiun tersebut sepenuhnya berada di bawah koordinasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penetapan lokasi hingga penertiban lahan telah dilakukan, dan proses konstruksi kini memasuki tahap lanjutan.

Integrasi Transportasi Jadi Kunci

Selain KRL, Pemprov DKI juga menyiapkan integrasi moda transportasi menuju JIS, mulai dari Transjakarta, LRT, hingga jalur pedestrian yang ramah pejalan kaki. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Jakarta dalam membangun ekosistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dengan hadirnya Stasiun KRL JIS, Pemprov DKI berharap mobilisasi massa dalam jumlah besar—baik untuk konser, pertandingan internasional, hingga perayaan kota—tak lagi dibayangi kemacetan parah dan ketidaknyamanan.

JIS pun diproyeksikan bukan hanya sebagai stadion megah, tetapi sebagai simpul transportasi dan pusat aktivitas kota yang modern, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh warga Jakarta dan sekitarnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB