PKB Klaim Lebih Dulu: Pilkada Lewat DPRD Bukan Gagasan Baru

- Editorial Team

Senin, 29 Desember 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD kian menguat dan meluas. Setelah Golkar dan Gerindra menyuarakannya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kini tampil menegaskan klaim: ide tersebut bukan barang baru—dan bahkan telah lama digagas Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Ketua DPP PKB Daniel Johan menyatakan bahwa gagasan pilkada melalui DPRD telah disuarakan PKB jauh sebelum pelaksanaan Pilkada terakhir. Menurutnya, dorongan ini lahir dari keprihatinan atas mahalnya ongkos politik yang dinilai menjadi akar persoalan demokrasi lokal.

“Ini ide lama Cak Imin dan sudah diusulkan PKB bahkan sebelum pilkada kemarin. Mengingat biaya pilkada yang sangat besar dan mahal,” ujar Daniel, Senin (22/12/2025).

PKB menilai pilkada langsung telah menciptakan lingkaran setan biaya politik dan korupsi kekuasaan. Ongkos kampanye yang tinggi, menurut Daniel, mendorong kepala daerah mencari jalan pintas untuk “balik modal” setelah terpilih.

“Perubahan sistem ini akan menekan kasus-kasus korupsi kepala daerah,” tegas anggota DPR RI tersebut.

Dalam narasi PKB, pemilihan lewat DPRD diposisikan sebagai langkah korektif, bukan kemunduran demokrasi. Sistem ini dianggap lebih realistis untuk memotong biaya politik, sekaligus menutup ruang transaksi politik ilegal yang kerap terjadi di lapangan.

Daniel juga menyambut baik sikap Partai Golkar yang secara resmi mengusulkan pilkada melalui DPRD dalam Rapimnas I Golkar 2025. Bagi PKB, dukungan Golkar memperkuat legitimasi gagasan tersebut sebagai agenda lintas partai, bukan kepentingan tunggal.

“Saya rasa memungkinkan untuk dijalankan dan menjadi bagian dari perbaikan sistem pemilu,” kata Daniel.

Golkar sendiri menegaskan, pilkada lewat DPRD tetap merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat, dengan penekanan pada partisipasi publik dalam prosesnya. Pernyataan itu tertuang dalam salah satu dari 10 rekomendasi politik Rapimnas Golkar 2025.

Meski dibungkus dengan argumen efisiensi dan antikorupsi, wacana ini tetap memantik perdebatan tajam. Publik bertanya: apakah pemilihan lewat DPRD benar-benar memperkuat kedaulatan rakyat, atau justru memindahkan hak pilih dari rakyat ke elite partai?

PKB, Golkar, dan Gerindra kini berada di barisan yang sama: mendorong evaluasi menyeluruh sistem pilkada langsung. Jika dorongan ini berlanjut ke meja legislasi, Indonesia berpotensi menghadapi perubahan besar dalam arsitektur demokrasi lokal.

Pertanyaannya tinggal satu: apakah rakyat siap kehilangan hak memilih langsung, demi efisiensi dan stabilitas politik?

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Masuk Tanpa Sertifikasi Halal
Pemerintah Pacu Ketahanan Pangan Melalui Investasi Rp 22,73 Triliun
Senjakala Taktik Ulur Waktu: Menguji Marwah KUHAP Baru di Arena Praperadilan Gus Yaqut vs KPK
Gubernur Pramono Larang Pembangunan Lapangan Padel di Zona Perumahan
Badan Gizi Nasional Klarifikasi Rincian Anggaran Makan Bergizi Gratis
Menkeu Purbaya ‘Blacklist’ dan Tagih Pengembalian Beasiswa LPDP
Komisi 3 DPR Tolak Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan
Surya Paloh Tanggapi Santai Kader NasDem Pindah ke PSI: Mungkin Sudah Jenuh

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:02 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Masuk Tanpa Sertifikasi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:39 WIB

Pemerintah Pacu Ketahanan Pangan Melalui Investasi Rp 22,73 Triliun

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Pramono Larang Pembangunan Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:33 WIB

Menkeu Purbaya ‘Blacklist’ dan Tagih Pengembalian Beasiswa LPDP

Senin, 23 Februari 2026 - 13:40 WIB

Komisi 3 DPR Tolak Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:24 WIB

Low Tuck Kwong Pinang Lukisan Karya SBY Senilai Rp6,5 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:14 WIB

Survei Kemendikdasmen: Dampak MBG Mampu Mengurangi Gangguan Konsentrasi Belajar

Jumat, 20 Februari 2026 - 01:42 WIB

Purbaya soal Guru Honorer Gugat Anggaran MBG ke MK: Lemah, Pasti Kalah

Berita Terbaru

Bos Kartel El Mencho Tewas (Su,mber: Poros Jakarta)

Internasional

Meksiko Memanas Pasca Tewasnya Bos Kartel El Mencho

Rabu, 25 Feb 2026 - 12:54 WIB