Survei Kemendikdasmen: Dampak MBG Mampu Mengurangi Gangguan Konsentrasi Belajar

- Editorial Team

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Survesi Kemendikdasmen (Sumber: detik.com)

Survesi Kemendikdasmen (Sumber: detik.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti ampuh menekan gangguan konsentrasi siswa akibat rasa lapar. Temuan ini muncul dari survei evaluasi Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen yang terintegrasi dalam kerangka Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH). Melalui pembiasaan pola makan sehat, program ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi jutaan anak di seluruh Indonesia.

Data hasil evaluasi periode Mei hingga Desember 2025 yang melibatkan 1,2 juta siswa menunjukkan hasil yang signifikan. Sekolah-sekolah yang sudah menjalankan program MBG mencatatkan penurunan gangguan belajar 2,37 poin persentase lebih tinggi daripada sekolah yang belum melaksanakannya. Dampak yang jauh lebih luar biasa terlihat di wilayah Indonesia Timur, di mana penurunan gangguan belajar akibat lapar mencapai 14,85 poin persentase lebih besar dibandingkan sekolah tanpa MBG.

Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami, menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan pendekatan sampling sistematik untuk menjaga validitas data. Tim peneliti memadankan sekolah penerima MBG dengan sekolah kontrol yang memiliki karakteristik jenjang, wilayah, dan jumlah murid yang identik. Dengan metode ini, pemerintah memastikan bahwa rekomendasi kebijakan yang muncul benar-benar bersandar pada fakta lapangan yang akurat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rusprita menilai pencapaian ini menegaskan bahwa intervensi gizi merupakan kunci utama untuk meningkatkan kesiapan belajar siswa. Program MBG bukan sekadar memenuhi kebutuhan pangan, melainkan menjadi alat untuk menghapus ketimpangan akses pendidikan. Bagi anak-anak di wilayah Timur, program ini memberikan peluang yang setara agar mereka bisa belajar dengan fokus yang sama tajamnya dengan siswa di wilayah lain.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa MBG adalah strategi besar untuk menjemput Generasi Emas 2045. Program inisiasi Presiden Prabowo Subianto ini merupakan investasi jangka panjang pada modal manusia Indonesia. Dengan memastikan anak-anak sejak usia PAUD hingga SMA mendapatkan asupan bergizi, pemerintah sedang menyiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, serta tangguh secara fisik dan mental.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB