Sudirman AZ Soroti Lambannya Penanganan Kasus Gudang Oli Palsu di Polman: Minta Diskrimsus Polda Sulbar Transparan

- Editorial Team

Selasa, 3 Juni 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Sudirman AZ (Ketua PP GP Ansor Korwil Sulbarteng)

H. Sudirman AZ (Ketua PP GP Ansor Korwil Sulbarteng)

Mamuju – MataIndonesia. Ketua Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor Koordinator Wilayah Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah, Sudirman AZ, menyoroti lambannya penanganan kasus penggerebekan gudang oli Palsu di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Penggerebekan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulbar itu dilakukan pada Minggu, 25 Mei 2025, namun hingga kini, perkembangan kasus tersebut belum diungkap ke publik.

Sudirman mempertanyakan transparansi dan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus yang dinilai berdampak serius terhadap keselamatan masyarakat. Ia menegaskan belum adanya kejelasan mengenai siapa pemilik gudang, pemasok oli, maupun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, memunculkan kekhawatiran adanya upaya pengaburan kasus.

“Sudah hampir dua pekan sejak penggerebekan, tetapi publik belum mengetahui siapa aktor utama di balik peredaran oli palsu berbahaya itu. Ini menimbulkan pertanyaan besar, apakah ada pihak ‘berpengaruh’ yang sengaja dilindungi?” ujar Sudirman, Selasa (3/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, peredaran oli bekas ilegal sangat membahayakan keselamatan pengguna kendaraan roda dua maupun empat, serta berpotensi merusak lingkungan. Ia juga menyoroti indikasi praktik mafia pelumas yang tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga memanipulasi pasar otomotif.

GP Ansor, kata Sudirman, mendesak Polda Sulbar untuk bertindak tegas dan tidak ragu menindak siapapun yang terlibat, tanpa pandang bulu.

“Kami mendorong Ditreskrimsus Polda Sulbar untuk bersikap terbuka kepada publik, karena kasus ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Jangan sampai kepercayaan publik terhadap aparat hukum luntur hanya karena ketertutupan informasi,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa GP Ansor akan terus mengawal kasus ini sebagai bagian dari dukungan terhadap komitmen Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam memberantas praktik-praktik curang yang merugikan rakyat.

“Pak Prabowo dalam komitmennya ingin melakukan bersih-bersih dari pejabat dan pelaku usaha yang bermain-main dengan kebutuhan dasar masyarakat. Kami, sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, mendukung penuh agenda ini,” tegasnya.

GP Ansor juga membuka ruang dialog bersama kepolisian dan pemerintah daerah agar kasus ini tidak tenggelam. Menurut Sudirman, peredaran oli palsu bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap prinsip keadilan ekonomi dan keselamatan publik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB