Menteri ESDM Duga Impor BBM Diatur Secara Sistematis, Soroti Peran Oknum Pejabat dan Pengusaha

- Editorial Team

Sabtu, 31 Mei 2025 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahlil Lahadalia Menteri ESDM  di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (22/5/2025).(sumber; KOMPAS.com/Rahel)

Bahlil Lahadalia Menteri ESDM di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (22/5/2025).(sumber; KOMPAS.com/Rahel)

Jakarta – MataIndonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan dugaan serius terkait praktik sistematis di balik impor bahan bakar minyak (BBM) Indonesia. Dalam pernyataannya, ia mencurigai keterlibatan oknum pejabat dan pengusaha yang sengaja mengambil keuntungan besar dari aktivitas impor tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil dalam acara Energi Mineral Forum yang digelar di Hotel Kempinski, Jakarta, dan disiarkan secara langsung pada Sabtu (31/5). Ia menegaskan bahwa dugaan ini bukan sekadar asumsi, melainkan didukung oleh data yang dimilikinya.

“Saya ingin katakan bahwa ini by design. Menurut saya, hanya orang-orang yang tidak berpikir jauh yang mengatakan ini tidak by design,” ujar Bahlil dalam forum tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahlil menyatakan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti yang mengindikasikan bahwa impor BBM, terutama dari Singapura, telah diatur secara terstruktur dan disengaja. Namun, ia menolak untuk mengungkapkan rincian bukti tersebut ke publik karena bersifat internal.

Lebih lanjut, Bahlil juga menyoroti tren penurunan produksi minyak mentah dalam negeri (lifting) yang menurutnya turut memperkuat kecurigaan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM merupakan bagian dari skenario yang disengaja.

“Ada indikasi permainan yang membuat kita terus tergantung pada impor. Ini terlihat dari terus turunnya lifting minyak nasional,” tambahnya.

Pernyataan Menteri Bahlil ini memperkuat kekhawatiran akan lemahnya kedaulatan energi nasional dan menyoroti perlunya transparansi serta evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola impor BBM di Indonesia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB