MATAINDONESIA.CO.ID, MAJENE – Persatuan Pemuda Penggerak Desa Palipi Soreang (P3D Palipi Soreang) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi penerus yang adaptif dan berintegritas. Melalui Musyawarah Besar (Mubes) ke-V dan Bina Kader ke-VI, organisasi ini mengangkat tema strategis: “Respirit Semangat Pemuda dalam Berlembaga untuk Menghadapi Perkembangan Zaman”.
Kegiatan yang menjadi ajang konsolidasi gagasan dan regenerasi ini berlangsung khidmat selama tiga hari, 9-11 Januari 2026, bertempat di Villa Azzahra, Kabupaten Majene.
Acara dibuka secara resmi oleh Pembina P3D Palipi Soreang, Wardin Wahid, S.H. Dalam sambutannya, Wardin menekankan bahwa tema yang diusung sangat relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, “Respirit” atau menggelorakan kembali semangat berorganisasi adalah kunci bagi pemuda untuk tetap relevan di tengah perubahan zaman yang begitu cepat.
”Penyelenggaraan Mubes dan Bina Kader ini bukan sekadar rutinitas, tetapi sebuah upaya serius untuk menyuntikkan semangat baru. Harapan saya, forum ini menghasilkan kader yang tidak hanya tangguh dalam berlembaga, tetapi juga siap menghadapi tantangan perkembangan zaman dengan mentalitas pemenang,” ujar Wardin yang juga adalah Kepala Desa Palipi Soreang.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Pelaksana, Ahliq, menjelaskan bahwa kurikulum Bina Kader kali ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Ia menyebutkan bahwa tujuan utama kegiatan adalah menciptakan pemuda Desa Palipi Soreang yang lebih berkualitas dan mampu mengimplementasikan ilmunya secara nyata.
”Melalui tema ini, kami ingin pemuda Desa Palipi Soreang menjadi lebih baik lagi. Pengetahuan yang didapat di sini harus bisa diaktualisasikan menjadi kontribusi nyata untuk desa tercinta, sebagai bukti bahwa pemuda kita siap beradaptasi,” tegas Ahliq.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semangat pembaharuan juga disuarakan oleh Wakil Ketua Umum P3D Palipi Soreang, Agung Izzulhaq, yang hadir mewakili Ketua Umum. Dalam sambutannya, Agung membakar semangat para peserta untuk menjadikan organisasi sebagai laboratorium kepemimpinan. Ia mengajak seluruh elemen P3D untuk meresapi makna tema kegiatan sebagai landasan bergerak.
”Semangat berlembaga harus kita respirit atau hidupkan kembali. Hanya dengan organisasi yang solid dan kader yang sadar zaman, kita bisa membawa perubahan positif,” pungkas Agung alumnus Unhas.
Selama berkegiatan di Villa Azzahra, para peserta digembleng dengan berbagai materi kepemimpinan, manajemen organisasi, dan analisis sosial, memastikan P3D Palipi Soreang terus melahirkan kader yang kritis, solutif, dan progresif.
Menghadirkan Narasumber yang mulai dari alumni P3D, Tokoh Masyarakat Majene dan Sulawesi barat. Ada Sirajuddin Ketua Umum P3D Pertama, Harun DH Ketua Umum kedua, Wardin Wahid, S.H yang merupakan Ketua Kepala Desa Se-Sulawesi Barat, Thamrin Kepala Perpustakaan Unsulbar yang juga tokoh literasi Majene dan Sulbar dan Abba Tammalele Budayawan Sulbar.













