Restrukturisasi Kereta Cepat Whoosh Targetkan Rampung September 2026, Kemenkeu Pastikan Bebas APBN

- Editorial Team

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: TVOne. News)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: TVOne. News)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Pengelola BUMN/Danantara sepakat mempercepat restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) dengan menargetkan penyelesaian pada pertengahan September 2026. Melalui skema baru ini, Kemenkeu mengambil alih pengalihan beban utang sekaligus menguasai 60 persen porsi saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang sebelumnya berada di bawah PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan langkah pengalihan tersebut tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kemenkeu akan mengelola utang dan kewajiban KCIC secara terpisah memanfaatkan entitas Special Mission Vehicle (SMV) fiskal miliknya, seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Sementara itu, konsorsium perusahaan China tetap mempertahankan 40 persen sisa saham di KCIC dan menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pengembangan jalur kereta cepat hingga ke Jawa Timur. Di sisi lain, COO Danantara Dony Oskaria menyebut pihaknya masih menghitung secara terperinci total nilai utang tersebut dan akan mengumumkannya saat proses penyerahan rampung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB