Prabowo Gandeng Pemimpin Pakistan Menuju Teheran demi Redam Konflik Timur Tengah

- Editorial Team

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo bahas rencana KeTehran (Sumber: katadata)

Prabowo bahas rencana KeTehran (Sumber: katadata)

MATAINDONESIA.CO.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berencana mengunjungi Teheran, Iran, bersama pemimpin Pakistan untuk meredam eskalasi konflik yang kian memanas di Timur Tengah. Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddique, mengungkapkan rencana besar ini setelah mendengar langsung penjelasan Presiden dalam pertemuan dengan para ulama dan pimpinan organisasi masyarakat Islam di Istana Kepresidenan, Kamis (5/3). Langkah diplomatik ini menunjukkan ambisi Indonesia untuk mengambil peran strategis sebagai pemain global dalam menjaga perdamaian dunia.

Inisiatif Bersama Dua Negara Muslim Terbesar

Rencana kunjungan ini bermula dari komunikasi langsung melalui telepon antara pemimpin Pakistan dan Presiden Prabowo hanya beberapa jam sebelum pertemuan di Istana berlangsung. Dalam percakapan tersebut, Pakistan menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Indonesia dalam misi mediasi ke Iran. Jimly menilai kolaborasi ini sangat luar biasa, mengingat Indonesia dan Pakistan merupakan dua negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Dukungan Pakistan ini sekaligus memperkuat posisi tawar Indonesia yang sebelumnya telah menawarkan diri sebagai mediator konflik.

Misi Menurunkan Eskalasi dan Mencegah Serangan Lanjutan

Meski menyadari tantangan besar di depan mata, Jimly menegaskan bahwa upaya mediasi ini tetap harus berjalan untuk mencegah dampak konflik yang lebih luas. Tujuan utama dari lawatan ke Teheran ini adalah menurunkan tensi ketegangan dan mencegah serangan susulan dari pihak Israel setelah rangkaian serangan terhadap Iran pada akhir pekan lalu. Baginya, inisiatif Presiden Prabowo merupakan langkah konkret untuk menghentikan pertikaian agar tidak berlarut-larut, terlepas dari seberapa besar peluang keberhasilannya di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanti Kepastian dari Pihak yang Berkonflik

Hingga saat ini, pemerintah Indonesia masih menunggu tanggapan resmi dari kubu-kubu yang bertikai, baik Iran maupun pihak Israel dan Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa dirinya terus menjalin komunikasi intensif dengan kedua belah pihak pasca-pernyataan kesediaan Prabowo menjadi mediator. Namun, baik Iran maupun Amerika Serikat menyatakan masih ingin memantau perkembangan situasi dalam beberapa minggu ke depan sebelum memberikan keputusan tegas terkait tawaran mediasi dari Indonesia tersebut.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB