Pemerintah Pacu Ketahanan Pangan Melalui Investasi Rp 22,73 Triliun

- Editorial Team

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juda Agung Kemenkeu (Sumber: Kompas.com)

Juda Agung Kemenkeu (Sumber: Kompas.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, Jakarta – Kementerian Keuangan bergerak cepat mengawali tahun 2026 dengan menyalurkan pembiayaan investasi sebesar Rp22,73 triliun per 31 Januari. Angka ini merupakan langkah awal dari total pagu anggaran sebesar Rp203,06 triliun yang tertuang dalam APBN 2026. Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menegaskan bahwa kebijakan investasi tahun ini secara spesifik menyasar penguatan sektor agraris, kedaulatan pangan, serta peningkatan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

Fokus Utama: Stabilitas Harga dan Cadangan Beras

Pemerintah mengarahkan mayoritas dana pada bulan pertama ini untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Perum Bulog memegang peran sentral sebagai operator yang mengoptimalkan stok beras guna meredam gejolak pasar. Hingga akhir Januari, pemerintah telah mengucurkan Rp639 miliar melalui skema investasi non-permanen untuk mengamankan sekitar 50.000 ton beras.

Menjaga Keseimbangan Hulu ke Hilir

Strategi ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara nasib petani di hulu dan daya beli konsumen di hilir. Dengan cadangan yang solid, pemerintah memiliki kendali penuh untuk melakukan intervensi pasar sewaktu-waktu demi menjaga stabilitas harga pangan domestik. Selain pengeluaran tersebut, pemerintah juga mencatatkan penerimaan kembali investasi senilai Rp49 miliar yang berasal dari pelunasan pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) oleh daerah.

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Pemerintah memproyeksikan seluruh rangkaian pembiayaan investasi ini melampaui sekadar angka statistik di atas kertas. Fokus utamanya adalah memberikan dampak nyata bagi taraf hidup para petani dan memastikan seluruh lapisan masyarakat Indonesia dapat menikmati harga pangan yang terjangkau sepanjang tahun 2026.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Masuk Tanpa Sertifikasi Halal
Gubernur Pramono Larang Pembangunan Lapangan Padel di Zona Perumahan
Badan Gizi Nasional Klarifikasi Rincian Anggaran Makan Bergizi Gratis
Menkeu Purbaya ‘Blacklist’ dan Tagih Pengembalian Beasiswa LPDP
Komisi 3 DPR Tolak Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan
Low Tuck Kwong Pinang Lukisan Karya SBY Senilai Rp6,5 Miliar
Survei Kemendikdasmen: Dampak MBG Mampu Mengurangi Gangguan Konsentrasi Belajar
Purbaya soal Guru Honorer Gugat Anggaran MBG ke MK: Lemah, Pasti Kalah

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:02 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Masuk Tanpa Sertifikasi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:39 WIB

Pemerintah Pacu Ketahanan Pangan Melalui Investasi Rp 22,73 Triliun

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:23 WIB

Gubernur Pramono Larang Pembangunan Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:33 WIB

Menkeu Purbaya ‘Blacklist’ dan Tagih Pengembalian Beasiswa LPDP

Senin, 23 Februari 2026 - 13:40 WIB

Komisi 3 DPR Tolak Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:24 WIB

Low Tuck Kwong Pinang Lukisan Karya SBY Senilai Rp6,5 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:14 WIB

Survei Kemendikdasmen: Dampak MBG Mampu Mengurangi Gangguan Konsentrasi Belajar

Jumat, 20 Februari 2026 - 01:42 WIB

Purbaya soal Guru Honorer Gugat Anggaran MBG ke MK: Lemah, Pasti Kalah

Berita Terbaru

Bos Kartel El Mencho Tewas (Su,mber: Poros Jakarta)

Internasional

Meksiko Memanas Pasca Tewasnya Bos Kartel El Mencho

Rabu, 25 Feb 2026 - 12:54 WIB