MATAINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR – Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Horison, Makassar, Senin malam (8/12/2025), berakhir ricuh. Ketegangan memuncak ketika puluhan massa tiba-tiba menerobos masuk ke ruang sidang dan memicu keributan yang tidak dapat dihindarkan.
Dalam rekaman video yang diterima redaksi, terlihat massa tersebut saling dorong, saling pukul, serta merusak sejumlah fasilitas Musda, termasuk bendera dan spanduk acara. Insiden terjadi begitu cepat hingga membuat jalannya sidang tidak dapat dilanjutkan.
Kericuhan bermula saat Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Dickson, tengah memimpin jalannya sidang Rapimda. Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya hanya menyampaikan usulan teknis terkait agenda sidang sebelum tiba-tiba menjadi sasaran amukan kelompok massa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sedang memimpin sidang dan mengusulkan agar SC dibawa dulu. Tapi saya malah dituduh mengusir. Padahal ini domain DPP ketika rapimda,” ungkap Dickson.
Beberapa peserta sidang yang berada di lokasi juga membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi secara mendadak. “Tiba-tiba saja massa dari luar masuk. Yang mereka incar itu pengurus DPP,” ujar salah satu peserta.
Kericuhan yang berlangsung singkat namun intens itu sempat memicu kepanikan di dalam ruangan. Aparat keamanan hotel dan panitia kemudian bergerak cepat menenangkan situasi. Hingga berita ini diterbitkan, kondisi di lokasi Musda telah kembali kondusif, meski proses persidangan masih tertunda menunggu keputusan lanjutan dari panitia dan DPP KNPI.
Musda KNPI Sulsel yang diharapkan menjadi momentum konsolidasi pemuda justru diwarnai insiden yang menambah catatan kericuhan dalam dinamika organisasi kepemudaan tersebut.












