MATAINDONESIA.CO.ID, MINAHASA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meresmikan program “Merdeka dari Kegelapan” sebagai bagian dari upaya besar pemerintah mewujudkan pemerataan energi di seluruh pelosok negeri. Salah satu lokasi yang kini menikmati akses listrik adalah Desa Winebetan, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara—wilayah yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan energi.
Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (4/12/2025), Bahlil menegaskan bahwa pembangunan elektrifikasi merupakan prioritas nasional dalam mendukung agenda Astacita Presiden Prabowo Subianto, terutama sektor energi dan transisi energi.
“Pemerataan akses energi adalah fondasi untuk memutar roda perekonomian dan bagian dari menjaga kedaulatan negara. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan, pemerintah ingin memastikan seluruh rakyat mendapatkan akses energi yang layak,” ujar Ketua Umum Golkar tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Bahlil, kehadiran listrik bukan sekadar penerangan, tetapi penentu kualitas masa depan bangsa. Akses energi yang memadai akan membuka jalan bagi kemajuan pendidikan, layanan kesehatan, hingga peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terpencil.
“Tidak boleh lagi anak-anak kita, masa depan bangsa ini, belajar tanpa fasilitas yang layak. Listrik harus hadir agar sekolah membaik, kesehatan membaik, dan ekonomi masyarakat bergerak naik,” tegasnya.
Program “Merdeka dari Kegelapan” langsung memunculkan perubahan nyata di masyarakat. Jolly Walangitan (59), warga Desa Tounelet, salah satu penerima manfaat, menceritakan bagaimana listrik mengubah ritme kehidupan mereka.
“Sebelum ada lampu listrik, kami hanya memakai lilin dan menyambung dari rumah saudara. Sekarang sudah jauh lebih baik,” ungkapnya.
Pemerataan listrik di kawasan tertinggal ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pembangunan yang inklusif. Dengan hadirnya jaringan listrik secara merata, pemerintah berharap desa-desa yang selama ini berada dalam keterisolasian energi mampu bergerak menuju transformasi sosial dan ekonomi yang lebih kuat.












