MENTAN AMRAN GERAK CEPAT STABILKAN HARGA BERAS & KIRIM BANTUAN RP73,57 MILIAR UNTUK KORBAN BANJIR SUMATRA

- Editorial Team

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amran Sulaiman Menteri Pertanian

Amran Sulaiman Menteri Pertanian

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah bergerak cepat merespons lonjakan harga beras dan kelangkaan pasokan di wilayah terdampak banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan intervensi langsung dilakukan setelah menerima laporan harga beras di Aceh Tengah yang disebut mencapai Rp500 ribu per karung 15 kilogram atau sekitar Rp33 ribu per kilogram.

Amran menegaskan bahwa pemerintah segera mengirim pasokan untuk menstabilkan kondisi, sekaligus melakukan verifikasi di lapangan. “Nanti aku telepon, langsung kirim beras ke sana. Menurut saya tidak mungkin setinggi itu, tapi kami tetap pasok karena ada beras di lokasi,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (2/12).

Dalam situasi darurat, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan penyaluran pangan dilakukan tanpa menunggu administrasi panjang. Beras yang digelontorkan berasal dari cadangan bencana dan langsung dilepas berdasarkan permintaan daerah terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami kemarin ada minta 100 ton, ada yang minta 50 ton. Kami langsung keluarkan sekarang, surat menyusul. Kenapa? Ini darurat,” tegas Amran.

Koordinasi intensif dilakukan bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko PMK Pratikno, BNPB, Bulog, serta pemerintah daerah. Sejak awal bencana, Kementan dan Bulog telah menyalurkan 40 ribu ton beras serta ribuan ton minyak goreng melalui jalur reguler dan non-reguler.

Sebagai bentuk kepedulian, Kementan bersama mitra strategis dan para pegawai menghimpun bantuan senilai Rp73,57 miliar, terdiri atas:

  • Bantuan barang: Rp21,44 miliar

  • Bantuan dana: Rp52,12 miliar

Bantuan barang mencakup kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, obat-obatan, pampers, gula, susu, air mineral, mi instan, dan produk kebutuhan rumah tangga lainnya. Minyak goreng menjadi kontribusi terbesar, mencapai lebih dari Rp9,3 miliar, disusul beras sekitar Rp1,3 miliar.

Amran menjelaskan pengiriman bantuan mulai dilakukan bertahap besok. Ia juga mengapresiasi solidaritas para pegawai dan pelaku usaha pertanian yang menyumbang, bahkan sebagian di antaranya menyisihkan gaji pribadi. “Beras tidak boleh kosong. Beras kita banyak,” tegasnya.

Mentan memastikan cadangan pangan tersedia di gudang Sumatra, Aceh, dan Padang sehingga distribusi bisa dilakukan cepat. Permintaan dari kepala daerah, seperti Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar, segera ditindaklanjuti agar pengiriman tidak terhambat.

Banjir dan longsor besar yang melanda Aceh, Sumut, dan Sumbar sejak akhir November menyebabkan kerusakan luas dan korban jiwa meningkat tajam. Basarnas mencatat 447 korban meninggal, sementara BNPB sebelumnya melaporkan jutaan warga terdampak dan kerusakan masif pada fasilitas umum serta lahan pertanian.

Evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung di sejumlah titik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB