Menkop Ferry Juliantono Jelaskan Peran PT Agrinas dalam Impor 105.000 Pick-up India

- Editorial Team

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (Sumber: Liputan6.com)

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (Sumber: Liputan6.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan tanggapan terkait langkah PT Agrinas Pangan Nusantara yang mengimpor 105.000 unit mobil pick-up dari India. Kendaraan tersebut nantinya akan memperkuat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia. Ferry menegaskan bahwa kebijakan ini berpedoman pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025, yang memberikan mandat kepada PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana utama program tersebut.

Kolaborasi Pembangunan dan Pengadaan Fasilitas

Dalam menjalankan tugasnya, PT Agrinas bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membangun fisik gudang serta gerai KDMP di berbagai wilayah. Selain konstruksi bangunan, program ini mencakup pengadaan alat kelengkapan penunjang, termasuk armada kendaraan. Ferry mengakui bahwa pihak kementerian tidak mencampuri teknis negosiasi antara PT Agrinas dengan produsen asal India, namun kementerian terus memantau agar seluruh pembangunan fisik sesuai dengan standar yang tertuang dalam Inpres.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanggung Jawab dan Pengawasan Pemerintah

Pemerintah berkomitmen melakukan pemantauan dan evaluasi rutin terhadap perkembangan proyek KDMP, baik yang sudah rampung maupun yang masih dalam proses pengerjaan. Ferry menekankan bahwa Kementerian Koperasi ikut bertanggung jawab dalam memastikan PT Agrinas melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak dan aturan yang berlaku. Menkop juga bersikap terbuka terhadap masukan atau temuan dari DPR RI serta meminta pihak terkait segera melapor jika menemukan adanya ketidaksesuaian di lapangan.

Alasan di Balik Impor Kendaraan dari India

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengungkapkan tiga alasan utama memilih impor daripada mengambil seluruhnya dari pasar lokal. Pertama, produksi pick-up lokal yang hanya sekitar 70.000 unit setahun tidak akan mencukupi kebutuhan program tanpa mengganggu stabilitas industri logistik nasional. Kedua, kendaraan dari India tersebut menawarkan spesifikasi kompetitif dengan harga yang jauh lebih terjangkau, bahkan Joao mengklaim harganya hanya setengah dari harga kompetitor saat ini.

Menciptakan Harga yang Adil bagi Masyarakat

Alasan ketiga adalah upaya untuk memberikan alternatif pilihan bagi konsumen di tengah dominasi merek-merek tertentu. Joao menjelaskan bahwa PT Agrinas ingin memastikan masyarakat mendapatkan nilai barang yang sepadan dengan uang yang mereka keluarkan (value for money). Ke depannya, ia berharap kehadiran kendaraan ini dapat menciptakan harga yang lebih adil di pasar otomotif nasional, sehingga operasional koperasi desa dapat berjalan lebih efisien tanpa terbebani biaya investasi armada yang terlalu tinggi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB