Mata Garuda Kaltim Gelar Silaturahmi, Bahas Kontribusi Alumni untuk IKN

- Editorial Team

Senin, 27 Januari 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATAINDONESIA.CO.ID,  SAMARINDA — Mata Garuda Kalimantan Timur menggelar diskusi dan silaturahmi bersama Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Larso, serta Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, di Samarinda pada Kamis (24/1/2025). Acara ini dihadiri oleh puluhan pengurus Mata Garuda Kaltim dan menjadi ajang strategis untuk membahas kontribusi alumni dalam pembangunan daerah.

Ketua Umum Mata Garuda Kalimantan Timur, Andi Ismail Lukman, mengungkapkan bahwa komunitas ini telah memiliki 454 alumni dan awardee LPDP. Ia menegaskan kesiapan para alumni untuk berkontribusi dalam pembangunan Kalimantan Timur, yang kini berstatus sebagai Ibu Kota Negara (IKN).

“Alumni dan awardee siap berkontribusi dan berkolaborasi untuk membangun Kalimantan Timur yang kini juga menjadi Ibu Kota Negara dengan SDM unggul dari berbagai kampus terbaik, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Andi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, berharap agar putra-putri daerah semakin siap menyambut transformasi Kalimantan Timur sebagai IKN. Ia juga menekankan pentingnya peran alumni LPDP dalam memotivasi generasi muda Kaltim untuk mengakses beasiswa LPDP sebagai bagian dari pembangunan bangsa.

“Saya berharap alumni LPDP bisa menjadi motivator bagi putra-putri Kalimantan Timur agar mereka semakin tertarik mengakses beasiswa ini dan nantinya berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Mata Garuda Kaltim, guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman.

“Kita harus membangun kolaborasi dalam bidang pendidikan agar semua anak yang ingin bersekolah bisa mendapatkan akses yang layak, terutama mereka yang berada di pedalaman Kalimantan Timur,” ujar Hetifah.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memajukan pendidikan, termasuk sinergi antara pemerintah dan komunitas seperti Mata Garuda Kaltim. (rif)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB