Jelang Pelantikan Kepala Daerah, Tito Tegaskan Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota

- Editorial Team

Selasa, 4 Februari 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tito Karnavian (REUTERS/Willy Kurniawan)

Tito Karnavian (REUTERS/Willy Kurniawan)

MATAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa hingga saat ini, Jakarta masih secara resmi berstatus sebagai ibu kota negara. Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (tanggal belum disebutkan), saat membahas lokasi pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024.

“Saya ingin menegaskan di sini, karena saya melihat di berbagai berita ada anggapan bahwa ibu kota negara sudah berpindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Sesuai dengan undang-undang, perpindahan ibu kota harus ditetapkan dengan Peraturan Presiden (Perpres),” ujar Tito.

Tito menegaskan bahwa selama belum ada perpres yang secara resmi menetapkan operasional IKN sebagai ibu kota negara, maka Jakarta tetap berfungsi sebagai pusat pemerintahan. Ia juga menyebut bahwa meskipun Jakarta telah berganti status menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ), fungsinya sebagai ibu kota negara tetap berlaku hingga keputusan resmi diterbitkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehubungan dengan hal tersebut, pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 akan tetap berlangsung di Jakarta sesuai dengan ketentuan hukum yang ada. “Selagi Perpresnya belum menetapkan IKN sebagai ibu kota negara yang operasional, maka ibu kota tetap di Jakarta,” tambahnya.

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian juga mengungkapkan bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto telah menetapkan tanggal 20 Februari 2025 sebagai hari pelantikan kepala daerah yang tidak menghadapi sengketa serta yang telah melalui putusan dismissal Mahkamah Konstitusi (MK).

Tito mengaku telah mengusulkan tiga opsi tanggal, yaitu 18, 19, dan 20 Februari 2025, untuk pelantikan tersebut. Namun, setelah berkonsultasi dengan Presiden Prabowo, akhirnya dipilih tanggal 20 Februari. “Kita mengusulkan tanggal 18, 19, 20 Februari. Saya melapor kepada Pak Presiden, dan beliau memilih tanggal 20 (Februari), hari Kamis,” jelas Tito dalam rapat tersebut. (ki)

Facebook Comments Box

Editor : Kiki

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB