Harapan Baru Bangkit di Tapanuli Tengah: Pemerintah Pusat Mulai Bangun Hunian Tetap Pasca-Bencana

- Editorial Team

Senin, 22 Desember 2025 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah pusat mulai merealisasikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut). (Sumber: Beritasatu.com)

Pemerintah pusat mulai merealisasikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut). (Sumber: Beritasatu.com)

MATAINDONESIA.CO.ID, TAPTENG – Kabar baik akhirnya menyapa warga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, yang terdampak bencana. Penantian akan tempat tinggal yang layak mulai terjawab setelah pemerintah pusat secara resmi merealisasikan pembangunan hunian tetap (huntap) di wilayah tersebut.

Momen bersejarah ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung di Asrama Haji Tapanuli Tengah, Minggu (21/12/2025). Tidak tanggung-tanggung, dua menteri hadir langsung untuk memastikan komitmen negara: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.

Kehadiran kedua tokoh ini menegaskan bahwa pemulihan pascabencana bukan kerja parsial, melainkan sebuah sinergi besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak awal, baik daerah maupun pusat dan semua elemen masyarakat bergerak bersama untuk membantu dan menyelesaikan persoalan ini,” ujar Mendagri Tito Karnavian usai acara. Ia menekankan bahwa langkah ini adalah wujud nyata gotong royong yang melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat, hingga pihak non-pemerintah.

Penanganan Menyeluruh dan Tepat Sasaran

Pemerintah menyadari bahwa dampak bencana tidak bisa dipukul rata. Oleh karena itu, skema bantuan telah dipetakan secara mendetail berdasarkan tingkat kerusakan yang dialami warga. Kerusakan rumah diklasifikasikan menjadi tiga: rusak ringan, sedang, dan berat (atau hilang).

Bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan dan sedang, pemerintah menyiapkan bantuan pembiayaan untuk perbaikan. Sementara itu, perhatian ekstra diberikan bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal atau rumahnya rusak berat. Pemerintah menjamin penanganan bertahap mulai dari permukiman sementara, hunian sementara (huntara), hingga solusi permanen berupa hunian tetap (huntap) yang kini mulai dibangun.

Target 2.600 Unit di Tiga Provinsi

Pembangunan di Tapanuli Tengah ini rupanya hanyalah awal dari gelombang pemulihan yang lebih besar. Groundbreaking ini merupakan bagian dari dukungan non-pemerintah yang dihimpun melalui Kementerian PKP.

Pada tahap awal ini, pemerintah menargetkan pembangunan total 2.600 unit hunian tetap yang akan disebar di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera. Rinciannya meliputi 1.000 unit di Aceh, 1.000 unit di Sumatera Utara (termasuk Tapteng), dan 600 unit di Sumatera Barat.

Langkah cepat ini diharapkan mampu membasuh duka warga dan menjadi fondasi bagi kehidupan baru yang lebih aman dan nyaman di Tapanuli Tengah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan
Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana
Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi
Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan-3.000 Sumber Air Bersih Dibangun TNI-Polri
PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar
Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:56 WIB

Demonstrasi BEM UI di Sudirman Diwarnai Aksi Saling Dorong, Usung 8 Tuntutan Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Peringatan HUT ke-81 RI: Presiden Prabowo Pimpin Hening Cipta untuk Pahlawan dan Korban Bencana

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di Ancol Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:00 WIB

PERNYATAAN SIKAP LBH PP GP ANSOR Terhadap Aksi Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Diduga Korupsi Kuota Haji, Mantan Stafsus Menag Gus Alex Didakwa Peroleh Rp 93,6 Miliar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Ekstra Hati-Hati Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kejagung Usut Kasus Korupsi MBG di BGN, 12 Saksi Termasuk Sekretaris Kepala Diperiksa

Berita Terbaru

Kepala BGN Baru (Sumber: Afu.id)

Nasional

Wajib Dikembalikan: SPPG Lalai Bakal Diinvestigasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:55 WIB