MATAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Selasa (23/12/2025). Pertemuan ini menegaskan Hambalang sebagai pusat konsolidasi kebijakan strategis nasional, mulai dari urusan ibadah haji hingga penanganan bencana alam.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet, dikutip Rabu (24/12/2025). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut, Presiden secara langsung memimpin pembahasan agenda-agenda krusial yang berdampak luas bagi masyarakat.
Salah satu topik utama adalah pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi, sebuah terobosan besar yang disebut akan menjadi tonggak sejarah baru penyelenggaraan ibadah haji Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk pertama kalinya dalam sejarah, jemaah haji Indonesia akan memiliki tempat sendiri selama melaksanakan ibadah haji,” ujar Teddy.
Keberadaan Kampung Haji ini diharapkan meningkatkan kenyamanan, efisiensi layanan, serta kemandirian Indonesia dalam mengelola jutaan jemaah haji setiap tahunnya.
Tak hanya urusan luar negeri, Presiden Prabowo juga memberi perhatian serius pada pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dalam rapat tersebut, Prabowo menginstruksikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mempercepat pembangunan hunian sementara, tanpa menunda proses pembangunan hunian tetap.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah menargetkan pembangunan 44.045 unit hunian sementara di tiga provinsi terdampak. Rinciannya, 2.559 unit di Sumatra Barat, 5.158 unit di Sumatra Utara, dan 36.328 unit di Aceh.
“Presiden menginstruksikan BUMN dan Kementerian PU menyelesaikan pembangunan rumah hunian sementara secepat mungkin seiring dengan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak,” tegas Teddy.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti ketersediaan dan distribusi energi, khususnya LPG dan BBM, di wilayah terdampak bencana. Presiden meminta agar tidak ada gangguan pasokan, terutama menjelang dan selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Kesiapsiagaan energi nasional dinilai krusial untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tengah kondisi darurat dan meningkatnya mobilitas masyarakat akhir tahun.
Dari dokumentasi Sekretariat Kabinet, pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pejabat strategis, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Rosan Roeslani, serta Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.
Pertemuan di Hambalang ini memperlihatkan gaya kepemimpinan Prabowo yang langsung, terpusat, dan berorientasi pada eksekusi, dengan fokus pada agenda keumatan, kemanusiaan, dan stabilitas nasional sekaligus.












